Pentagon Jajaki Pabrikan Otomotif AS untuk Produksi Senjata

AKURAT.CO Pejabat senior Pentagon dilaporkan menggelar pembicaraan dengan para eksekutif puncak produsen otomotif besar Amerika Serikat mengenai kemungkinan mengalihkan kapasitas manufaktur mereka untuk memproduksi senjata dan perlengkapan militer.
Laporan The Wall Street Journal yang terbit Rabu waktu setempat menyebut pembicaraan itu melibatkan sejumlah perusahaan besar, termasuk General Motors dan Ford. Dalam diskusi tersebut, pejabat pertahanan AS menanyakan apakah pabrikan otomotif mampu dengan cepat mengubah kapasitas pabrik untuk memproduksi perangkat taktis, rudal, hingga teknologi anti-drone.
Selain itu, Pentagon juga meminta para eksekutif perusahaan mengidentifikasi berbagai hambatan jika terlibat dalam proyek pertahanan, mulai dari persyaratan kontrak hingga kendala dalam proses tender.
Para pejabat menegaskan bahwa perluasan produksi senjata di dalam negeri dipandang sebagai kebutuhan mendesak bagi keamanan nasional Amerika Serikat.
Langkah ini dilakukan di tengah kekhawatiran menipisnya stok persenjataan militer AS akibat keterlibatan dalam perang di Ukraina dan Iran. Sejumlah laporan sebelumnya menyebut penggunaan amunisi dan sistem pertahanan dalam konflik tersebut telah menguras persediaan senjata strategis Washington.
Baca Juga: Pentagon Buka Data Jumlah Tentara AS Terluka dalam Perang Iran
Secara terpisah, The Washington Post melaporkan Pentagon telah meminta persetujuan Gedung Putih atas proposal pendanaan lebih dari 200 miliar dolar AS untuk diajukan ke Kongres guna menopang operasi perang di Iran.
Permintaan dana itu disebut ditujukan untuk meningkatkan produksi berbagai jenis persenjataan yang digunakan selama perang, menurut sumber yang mengetahui pembahasan tersebut.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth membantah laporan mengenai kekurangan amunisi. Ia mengeklaim Amerika Serikat masih memiliki persediaan bom presisi dalam jumlah yang “hampir tak terbatas”.
Sumber: AA
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








