IRGC Keluarkan Peringatan Keras: Tak akan Ada Pelabuhan yang Aman Setelelah AS Blokade Laut Iran

AKURAT.CO Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Senin mengeluarkan peringatan keras terkait situasi keamanan di kawasan Teluk dan Laut Oman. IRGC menyatakan tidak ada pelabuhan yang akan aman setelah Amerika Serikat memberlakukan blokade laut terhadap seluruh lalu lintas menuju dan dari pelabuhan Iran.
Dalam pernyataan yang disiarkan media pemerintah IRIB, IRGC menegaskan bahwa keamanan pelabuhan di kawasan bersifat kolektif. “Keamanan itu untuk semua atau tidak untuk siapa pun,” demikian isi pernyataan tersebut.
IRGC menambahkan bahwa angkatan bersenjata Iran menganggap pembelaan terhadap hak-hak sah negara sebagai kewajiban yang wajar dan legal. Kapal-kapal yang berafiliasi dengan musuh disebut tidak akan diizinkan melintas di Selat Hormuz, sementara kapal lain tetap dapat melintas dengan syarat mematuhi aturan yang ditetapkan Teheran.
Mengacu pada “ancaman berkelanjutan dari pihak musuh”, IRGC menyatakan Iran akan menerapkan mekanisme permanen dalam mengontrol Selat Hormuz, bahkan setelah konflik berakhir.
Sementara itu, Amerika Serikat mengumumkan pemberlakuan blokade terhadap pelabuhan Iran mulai pukul 14.00 GMT pada Senin. IRGC menyebut langkah tersebut sebagai tindakan ilegal dan menyerupai pembajakan.
Kebijakan AS itu muncul setelah perundingan langsung yang jarang terjadi antara Washington dan Teheran di Islamabad pada Sabtu berakhir tanpa kesepakatan. Konflik antara kedua pihak diketahui bermula pada 28 Februari setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Sumber: Yenisafak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






