Daftar Negara yang Kapalnya Boleh Lewat Selat Hormuz, Indonesia Masih Dilarang dengan Alasan Ini!

AKURAT.CO Ketegangan di kawasan Selat Hormuz membuat otoritas Iran menerapkan pembatasan ketat terhadap kapal-kapal asing yang melintas.
Sejumlah negara telah memperoleh izin, sementara lainnya masih menunggu, termasuk Indonesia.
Berdasarkan data per Sabtu, 28 Maret 2026, berikut daftar negara dan status izin pelintasan kapal di Selat Hormuz:
Negara yang Diizinkan Melintas
Pakistan
Kapal tanker jenis Aframax bernama Karachi dilaporkan berhasil keluar dari wilayah Teluk melalui rute yang ditetapkan.India
Dua kapal tanker gas minyak cair (LPG) melanjutkan perjalanan setelah komunikasi intensif antar pemerintah.China
Mendapat jaminan keamanan dari Teheran, meskipun dua kapal sempat menunda keberangkatan pada 28 Maret 2026 karena alasan operasional.Turki
Memperoleh persetujuan langsung dari otoritas Teheran bagi armadanya yang berada di sekitar perairan Iran.Malaysia
Sedang dalam proses pemulangan armada kapal tanker dan pekerjanya untuk kembali berlayar.Spanyol
Menjadi satu-satunya negara Eropa yang mendapat izin, dinilai mematuhi hukum internasional dan tidak berafiliasi dengan pihak yang dianggap bermusuhan oleh Iran.Rusia, Irak, Bangladesh
Diizinkan melintasi jalur Selat Hormuz tanpa hambatan berarti.
Negara yang Belum Diizinkan
Indonesia
Masih menunggu kesiapan teknis. Pemerintah Iran disebut telah memberikan pertimbangan positif terkait aspek keamanan. Namun, pelintasan kapal Indonesia masih menunggu kesiapan teknis dari pihak operator, termasuk perlindungan asuransi dan kesiapan kru.Prancis dan Italia
Telah mengajukan permohonan lintas batas, tetapi belum memperoleh persetujuan dari Iran.
Negara yang Dilarang
Amerika Serikat dan Israel
Diblokir sepenuhnya dan tidak diperbolehkan melintasi kawasan tersebut di tengah konflik yang sedang berlangsung.
Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan energi global, dengan sebagian besar pengiriman minyak dunia melewati perairan ini. Kebijakan pembatasan dari Iran dinilai sangat dipengaruhi oleh dinamika geopolitik dan posisi politik masing-masing negara terhadap konflik yang terjadi.
Pemerintah Indonesia sebelumnya menyatakan terus melakukan komunikasi diplomatik guna memastikan kapal nasional dapat melintas dengan aman serta menjamin pasokan energi tetap terjaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9Presiden Prabowo: Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun dalam Dua Tahun
- 10Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Penyelamatan Uang Negara Rp13,2 Triliun dari Satgas PKH






