Giliran Irlandia Tolak Permintaan Trump Kirim Militer ke Selat Hormuz: Jelas Ini Bukan Agenda Kami!

AKURAT.CO Perdana Menteri Irlandia, Micheal Martin, menyatakan negaranya tidak akan ikut serta dalam misi pembukaan kembali Selat Hormuz setelah adanya seruan dari Amerika Serikat untuk pengerahan kekuatan laut di kawasan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Martin pada Senin (16/3), menjelang kunjungannya ke Gedung Putih pada Selasa.
“Kami tidak memiliki kapasitas militer ofensif dalam bentuk apa pun, sehingga jelas ini bukan bagian dari agenda kami,” ujar Martin.
Ia juga menegaskan Irlandia tidak akan terlibat dalam misi Uni Eropa terkait pembukaan jalur strategis pengiriman minyak tersebut.
Sejumlah negara Eropa lainnya juga menolak seruan Amerika Serikat untuk mengirimkan kapal perang ke Selat Hormuz. Negara-negara tersebut menegaskan tidak berniat terlibat secara militer dalam konflik yang terus meningkat dengan Iran.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan “sejumlah negara” siap membantu membuka kembali Selat Hormuz, namun tidak menyebutkan nama negara tersebut dengan alasan keamanan.
Baca Juga: Sri Lanka Terapkan Kerja 4 Hari Sepekan, Antisipasi Krisis Energi akibat Blokade Selat Hormuz
Selat Hormuz menjadi sorotan pasar energi global setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran mengumumkan penutupan jalur tersebut bagi sebagian besar kapal, menyusul serangan gabungan AS dan Israel ke Iran sejak 28 Februari.
Sebelum konflik, sekitar 20 juta barel minyak per hari melintasi Selat Hormuz. Gangguan terhadap jalur ini telah mendorong kenaikan harga minyak dunia.
Serangan AS dan Israel ke Iran dilaporkan telah menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke sejumlah wilayah, termasuk Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








