Akurat Logo

The Guardian Sebut Upaya AS Terapkan Skenario Venezuela di Iran Sebagai Ilusi

Lufaefi | 9 Maret 2026, 08:26 WIB
The Guardian Sebut Upaya AS Terapkan Skenario Venezuela di Iran Sebagai Ilusi

AKURAT.CO Surat kabar Inggris The Guardian menilai rencana Presiden AS Donald Trump untuk meniru skenario Venezuela di Iran sebagai sebuah ilusi.

Menurut laporan ParsToday, Senin (9/3/2026) Trump berupaya menerapkan model perebutan rezim di Iran setelah kemartiran Ayatollah Khamenei dalam serangan yang disebut agresi Amerika-Zionis.

Laporan itu menyebutkan bahwa Trump mengacu pada apa yang disebutnya sebagai penguasaan pemerintahan Venezuela yang sukses.

Baca Juga: Warga Tel Aviv Gelar Aksi Protes Tolak Perang terhadap Iran

Benjamin Gedan, Direktur Program Amerika Latin di Stimson Center Institute dan mantan pakar Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, mengatakan, “Membentuk pemerintahan boneka di Iran jauh lebih tidak praktis daripada di Venezuela. Gagasan bahwa AS dapat mengirimkan armadanya ke mana pun di dunia, kemudian menggulingkan pemerintahan yang ada di suatu negara dengan operasi militer dan membentuk pemerintahan seperti pemerintahan Delcy Rodríguez di Venezuela sebagai gagasan bodoh.”

Alex Vatanka, Direktur Program Iran di Middle East Institute di Washington, menambahkan bahwa upaya tersebut di luar khayalan dan menyatakan dalam kondisi konflik dan perang yang nyata, tidak ada pemimpin Iran yang diperkirakan akan menyatakan keinginan untuk bekerja sama dengan AS.

Selain itu, think tank Responsible Statecraft memperingatkan bahwa perang dengan Iran dapat memicu krisis ekonomi global.

Baca Juga: Presiden Pezeshkian Sambut Terpilihnya Ayatollah Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Revolusi Islam

Laporan mereka menyebut konsekuensi perang melampaui pasar energi, termasuk kenaikan harga pupuk kimia akibat gangguan produksi gas alam di Teluk Persia, yang mengancam ketahanan pangan jutaan orang.

Lembaga itu menilai Washington kini menjadi faktor utama ketidakstabilan yang berisiko tidak hanya bagi ekonomi global tetapi juga stabilitas ekonomi kawasan Asia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi