Serangan Drone Rusia di Chernihiv Tewaskan Dua Pekerja Energi Ukraina

AKURAT.CO Dua karyawan perusahaan energi regional dilaporkan tewas dan tiga lainnya luka-luka setelah kendaraan mereka diserang pesawat nirawak (drone) Rusia di wilayah Chernihiv, Ukraina utara, Jumat (10/10/2025) malam waktu setempat.
Kepala pemerintahan daerah Chernihiv, Vyacheslav Chaus, menyampaikan melalui Telegram bahwa serangan terjadi di komunitas Semenivska.
“Sebuah pesawat nirawak Rusia menyerang kendaraan milik perusahaan energi regional. Mobil itu terbakar, dan saat proses evakuasi, serangan kedua menghantam kendaraan perusahaan lainnya,” kata Chaus.
Ia menambahkan bahwa militer Rusia juga menargetkan tim pemadam kebakaran yang datang ke lokasi untuk memadamkan api dan membantu korban.
Pemerintah Rusia hingga kini belum memberikan komentar terkait tuduhan tersebut. Situasi di wilayah itu masih sulit diverifikasi secara independen karena konflik antara Rusia dan Ukraina yang terus berlangsung.
Serangan drone terhadap infrastruktur energi dan layanan publik menjadi bagian dari eskalasi serangan Rusia di wilayah utara Ukraina, yang sejak awal Oktober kembali mengalami peningkatan intensitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa
- 10MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri







