PM Inggris Keir Starmer Sebut Rencana Deportasi Massal Reform UK “Rasis dan Tidak Bermoral”

AKURAT.CO Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengecam rencana kebijakan imigrasi Reform UK yang dapat memicu deportasi massal ribuan migran. Dalam wawancara dengan BBC, Minggu (29/9), Starmer menilai kebijakan tersebut “rasis” dan “tidak bermoral”.
Menurut aturan saat ini, para migran di Inggris dapat mengajukan izin tinggal permanen atau indefinite leave to remain setelah lima tahun tinggal. Status ini memungkinkan mereka untuk menetap, bekerja, dan mengakses berbagai tunjangan secara sah. Namun, Reform UK mengusulkan penghapusan kebijakan itu dan mewajibkan pemegang izin tinggal permanen mengajukan visa baru dengan persyaratan yang jauh lebih ketat.
Starmer menegaskan, dirinya tidak menuduh pendukung Reform UK sebagai rasis. Namun, ia menyampaikan kekecewaan terhadap “14 tahun kegagalan Partai Konservatif” dan menegaskan butuh waktu untuk merealisasikan janji-janji politik Partai Buruh yang memenangkan pemilu tahun lalu.
“Saya pikir ini kebijakan rasis, saya pikir ini tidak bermoral,” kata Starmer. “Mengusir imigran ilegal adalah satu hal, tetapi menargetkan orang yang sudah tinggal secara legal dan berkontribusi pada perekonomian adalah hal yang sama sekali berbeda dan akan memecah belah negara ini.”
Starmer menyebut para pemegang izin tinggal permanen sebagai “tetangga” yang telah berkontribusi positif bagi Inggris. Ia menilai kebijakan Reform UK akan merusak tatanan sosial dan ekonomi negara.
Survei YouGov yang dirilis Sabtu (28/9/2025) menunjukkan 58% warga Inggris menolak pencabutan izin tinggal permanen bagi mereka yang sudah memegangnya.
Rencana Reform UK ini memicu perdebatan nasional mengenai kebijakan imigrasi Inggris, dengan banyak pihak menilai penghapusan izin tinggal permanen dapat memperburuk ketegangan sosial dan melanggar hak-hak migran yang telah menetap secara legal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







