Akurat

Bukan Islam, Ini Agama dengan Pengikut Terbanyak di Dunia

Kosim Rahman | 15 Agustus 2025, 15:45 WIB
Bukan Islam, Ini Agama dengan Pengikut Terbanyak di Dunia

AKURAT.CO Banyak orang beranggapan bahwa Islam adalah agama dengan jumlah penganut terbanyak di dunia. Anggapan ini wajar mengingat Islam memang memiliki umat dalam jumlah yang sangat besar, tersebar di berbagai benua.

Namun, berdasarkan data global dari lembaga riset seperti Pew Research Center, ternyata Islam berada di posisi kedua.

Agama dengan pengikut terbanyak di dunia adalah Kristen dengan jumlah penganut mencapai lebih dari 2,4 miliar orang. Jumlah ini setara dengan hampir sepertiga populasi dunia.

Dalam artikel ini, kita akan membahas daftar agama terbesar di dunia berdasarkan jumlah penganutnya, sejarah singkat, persebaran, hingga fakta menarik tentang masing-masing agama.

Deretan Agama Terbesar di Dunia dan Jumlah Pengikutnya

1. Kristen – ± 2,4 Miliar Penganut

Kristen adalah agama terbesar di dunia dengan pengikut mencapai 2,4 miliar orang atau sekitar 31% populasi dunia.

Baca Juga: Korupsi Masih Membayangi Kementerian Agama, Bukti Gagalnya Kampanye Moderasi Beragama?

Agama ini didirikan berdasarkan ajaran Yesus Kristus di abad pertama Masehi di wilayah Palestina (sekarang Israel dan sekitarnya).

Kristen terbagi menjadi tiga denominasi besar:

  • Katolik Roma – Dipimpin oleh Paus di Vatikan, memiliki umat terbanyak.
  • Protestan – Muncul pada abad ke-16 sebagai gerakan reformasi dari Gereja Katolik.
  • Ortodox Timur – Banyak dianut di Eropa Timur dan Rusia.

Persebaran Kristen meliputi Eropa, Amerika, Afrika, Oseania, dan sebagian Asia. Salah satu faktor besar yang membuat Kristen berkembang adalah penyebaran melalui kolonisasi Eropa pada abad ke-15 hingga ke-19.

2. Islam – ± 1,9 Miliar Penganut

Islam menempati posisi kedua sebagai agama dengan pengikut terbanyak, yaitu sekitar 1,9 miliar orang atau 25% dari populasi dunia. Islam lahir di Mekah, Arab Saudi, pada abad ke-7 melalui wahyu yang diterima Nabi Muhammad SAW.

Islam terbagi menjadi dua aliran utama:

  • Sunni – Mayoritas umat Islam di dunia (sekitar 85–90%).
  • Syiah – Mayoritas di Iran, sebagian Irak, dan beberapa wilayah lain.

Persebaran Islam sangat luas, meliputi Timur Tengah, Afrika Utara, Asia Selatan, Asia Tenggara, dan sebagian Eropa. Indonesia menjadi negara dengan jumlah umat Islam terbesar di dunia.

3. Hindu – ± 1,2 Miliar Penganut

Hindu adalah salah satu agama tertua di dunia yang masih dianut hingga kini. Berasal dari India ribuan tahun lalu, Hindu memiliki ± 1,2 miliar pengikut yang mayoritas berada di India dan Nepal.

Ajarannya mencakup konsep karma (tindakan akan memengaruhi kehidupan mendatang), dharma (kewajiban moral), dan moksha (pembebasan dari siklus kelahiran kembali).

Hindu tidak memiliki satu pendiri tunggal dan kaya akan kitab suci seperti Weda, Upanishad, dan Bhagavad Gita.

4. Buddha – ± 500 Juta Penganut

Buddha didirikan oleh Siddhartha Gautama pada abad ke-5 SM di India. Saat ini, Buddha memiliki sekitar 500 juta penganut.

Ajaran Buddha berfokus pada Empat Kebenaran Mulia dan Jalan Tengah untuk mencapai pencerahan (nirwana).

Baca Juga: Vatikan, Negara Terkecil di Dunia yang Jadi Pusat Agama Katolik

Buddha tersebar di Asia Timur, Asia Tenggara, dan sebagian Asia Selatan, dengan bentuk aliran seperti Theravada, Mahayana, dan Vajrayana.

5. Agama Tradisional Tiongkok – ± 394 Juta Penganut

Kategori ini mencakup Konfusianisme, Taoisme, dan kepercayaan tradisional lainnya yang telah dianut selama ribuan tahun di Tiongkok.

Meskipun tidak selalu dianggap sebagai agama dalam arti konvensional, kepercayaan tradisional ini memengaruhi nilai moral, filosofi hidup, dan ritual masyarakat Tiongkok.

6. Agama Suku/Tradisional – ± 300 Juta Penganut

Agama ini bersifat lokal dan sering terikat pada tradisi nenek moyang. Tersebar di Afrika, Amerika Latin, Asia, dan Oceania, agama suku biasanya memuja roh leluhur, alam, atau dewa-dewa lokal.

7. Sikhisme – ± 25 Juta Penganut

Didirikan oleh Guru Nanak pada abad ke-15 di Punjab, India, Sikhisme mengajarkan persamaan manusia, kerja keras, dan pengabdian kepada Tuhan.

Mayoritas umat Sikh tinggal di India, namun banyak juga yang merantau ke Kanada, Inggris, dan Amerika Serikat.

8. Yudaisme – ± 15 Juta Penganut

Yudaisme adalah agama monoteistik tertua, berasal dari bangsa Israel kuno. Kitab sucinya adalah Taurat, bagian dari Tanakh.

Mayoritas penganut Yudaisme tinggal di Israel dan Amerika Serikat. Meski jumlah penganutnya kecil, pengaruh Yudaisme besar karena menjadi akar dari agama Kristen dan Islam.

Mengapa Menarik Membahas Agama Terbesar di Dunia?

Agama bukan hanya soal keyakinan pribadi. Ia juga membentuk budaya, hukum, hingga cara pandang suatu masyarakat terhadap dunia.

Mengetahui agama-agama terbesar di dunia membantu kita memahami peta keberagaman umat manusia.

Baca Juga: Tiga Non-Muslim Bersyahadat di Malang: Dakwah Zakir Naik dan Dinamika Konversi Agama di Ruang Publik

Setiap agama punya sejarah panjang, tokoh pendiri, kitab suci, dan ajaran yang memengaruhi miliaran orang.

Beberapa agama sudah ada sejak ribuan tahun lalu, sementara yang lain muncul di era modern namun berkembang pesat.

Fakta Menarik Tentang Persebaran Agama

  • Kristen dan Islam tumbuh paling cepat di antara agama besar.
  • Hindu tetap dominan di India meski negara tersebut multikultural.
  • Buddha mengalami penurunan jumlah penganut di beberapa wilayah karena sekularisasi.
  • Agama tradisional sering bercampur dengan praktik agama besar lain (sinkretisme).
  • Sikhisme punya diaspora kuat dan sering menjadi komunitas yang solid di negara-negara Barat.

Meskipun Islam memiliki jumlah pengikut yang besar, Kristen masih memegang posisi sebagai agama terbesar di dunia saat ini. Keberagaman agama menunjukkan betapa luasnya cara manusia mencari makna hidup.

Perbedaan agama seharusnya tidak menjadi pemisah, melainkan jembatan untuk saling menghargai dan bekerja sama membangun dunia yang damai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.