AKURAT.CO Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat 640.000 anak di Gaza telah berhasil mendapatkan vaksin polio, pada hari pertama kampanye vaksinasi.
Peluncuran vaksin bergantung pada serangkaian jeda lokal dalam pertempuran antara Israel dan kelompok Hamas.
Jeda selama tiga hari ini pertama kali dimulai Minggu (1/9/2024).
"Sejauh ini semuanya berjalan dengan baik dan hasilnya sangat bagus," kata Juru Bicara Badan Dana Anak-anak PBB, Unicef, Salim Oweis.
Agar efektif, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, setidaknya 90 persen anak di bawah usia 10 tahun harus diimunisasi dalam jangka waktu singkat.
Upaya ini dilakukan setelah kasus polio pertama yang dikonfirmasi dalam 25 tahun di Gaza.
Pada Kamis (29/8/2024), WHO mengumumkan kesepakatan dengan Israel untuk jeda terbatas dalam pertempuran, agar program vaksinasi polio dapat dilaksanakan.
Sekitar 1,3 juta dosis vaksin dibawa masuk melalui pos pemeriksaan Kerem Shalom oleh Unicef.
Badan tersebut harus menyimpannya dalam penyimpanan dingin di gudang dengan suhu yang tepat untuk menjaga potensinya.
Pengiriman 400.000 dosis lainnya akan segera dikirim ke Gaza.
Pada Minggu (1/9/2024), warga Palestina dapat membawa anak-anak mereka ke tiga pusat kesehatan di Gaza bagian tengah pada tahap pertama kampanye, yang nantinya akan meluas ke wilayah utara dan selatan.
Juru Bicara PBB, Louise Wateridge, mengatakan, hampir 2.000 anak divaksinasi di Klinik Deir el-Balah saja.
Baca Juga: Cara Menghindari Pergaulan Bebas bagi Kawula Muda Menurut Islam
Setiap jeda kemanusiaan akan berlangsung pukul 06.00 hingga 15.00 waktu setempat selama tiga hari, dengan kemungkinan menambah satu hari lagi jika diperlukan.
Jonathan Crickx dari Unicef mengatakan, gencatan senjata sementara ini sangat penting.
"Anda tidak dapat memimpin dan melaksanakan kampanye vaksinasi polio di zona pertempuran yang aktif. Itu tidak mungkin," ujarnya.
"Keluarga perlu merasa aman saat membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan vaksin. Namun, petugas kesehatan juga harus dapat menjangkau masyarakat dengan aman," tambahnya.
"Ini adalah upaya yang sangat besar. Terutama di tempat seperti Jalur Gaza, di mana kita tahu bahwa, misalnya, jalan telah rusak, aksesnya bermasalah, dan insiden keamanan terjadi setiap hari," Crickx menjelaskan.
Dikutip dari BBC, Senin (2/9/2024), seorang dokter yang terlibat dalam operasi tersebut, Dr. Mohammed Salha, mengatakan bahwa salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya bahan bakar yang dibutuhkan untuk menjaga rumah sakit tetap beroperasi dan untuk penyimpanan vaksin dalam rantai dingin.
Ia khawatir orang-orang akan takut pindah dari tempat penampungan ke rumah sakit atau pusat perawatan kesehatan, bahkan dengan adanya kesepakatan jeda kemanusiaan.
Diketahui, sekitar 90 persen penduduk Gaza telah mengungsi. Dan dengan layanan kesehatan yang sangat terbatas, sebagian besar anak-anak mengalami gangguan imunisasi rutin yang membuat mereka rentan terhadap infeksi.
Baca Juga: Patut Dinanti! Bintang Bollywood Arijit Singh Gelar Konser di Malaysia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa








