Houthi Siap Membalas Serangan Udara Israel di Yaman

AKURAT.CO Pemimpin Houthi mengancam akan membalas serangan udara Israel di dekat Hodeidah, Yaman, dalam pidato yang disiarkan pada Kamis (25/7/2024).
Kelompok yang didukung Iran ini berjanji akan merespons serangan yang menewaskan sembilan orang dan melukai 87 lainnya.
Sebelumnya pesawat tempur Israel menyerang target militer Houthi di dekat pelabuhan Hodeidah pada hari Sabtu, sehari setelah serangan drone Houthi menghantam pusat ekonomi Israel di Tel Aviv.
Baca Juga: Tank Israel Beroperasi di Rafah, 30 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Terbaru
"Balasan tak terelakkan," kata Abdulmalik al-Houthi.
Al-Houthi menambahkan bahwa serangan kelompoknya terhadap Israel sebagai solidaritas dengan Palestina di Gaza akan terus berlanjut dan tidak akan terhalang oleh serangan udara Israel.
"Segala sesuatu yang terjadi dari pihak musuh Israel akan menjadi lebih banyak insentif untuk balas dendam," ujar al-Houthi.
Kelompok Houthi menunjukkan dukungan kuat untuk Palestina dan berjanji akan melanjutkan serangan terhadap Israel sebagai bagian dari solidaritas mereka.
Ketegangan di wilayah ini terus meningkat dengan serangan dan balasan yang terjadi antara Houthi dan Israel.
Baca Juga: Di Balik Rencana 'Gila' Macron untuk Upacara Olimpiade Paris 2024 di Sungai Seine
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







