Polisi India Tangkap Tiga Orang Tersangka Pemerkosaan Turis Spanyol, Empat Lainnya Masih Diburu

AKURAT.CO Polisi India telah menahan tiga orang pria dan sedang mencari empat orang lainnya terkait kasus penyerangan dan pemerkosaan pasangan turis asal Spanyol.
Diketahui, korban diperkosa bergiliran saat melakukan perjalanan dengan sepeda motor dengan suaminya.
Dalam laporan polisi, pasangan tersebut ditemukan sekitar pukul 23.00 waktu setempat pada hari Jumat (1/3/2024) lalu di pinggir jalan di Dumka, India Timur.
Pengawas Polisi, Pitamber Singh Kherwar mengatakan pihaknya melihat pasangan itu seperti habis dipukuli dan kemudian membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Kherwar mengatakan polisi telah menahan tiga orang sehubungan dengan serangan itu dan sedang memburu tersangka lainnya.
Kronologi Kejadian
Pasangan yang diketahui bernama Vicente dan Fernanda itu mengatakan kepada saluran TV Spanyol bahwa para pria memperkosa Fernanda dan memukul Vicente berulang kali.
Mereka mengatakan bahwa sedang berkemah di dekat lokasi di mana mereka diserang karena tidak dapat menemukan hotel di dekatnya.
Baca Juga: VIRAL Kronologi Lengkap Vlogger Spanyol Diperkosa 7 Orang di India, Dirampok Hingga Diancam Dibunuh
"Mereka memperkosa saya, mereka bergiliran sementara beberapa orang mengawasi dan mereka tetap seperti itu selama sekitar dua jam," kata Fernanda, yang berkewarganegaraan Brasil-Spanyol, dikutip dari Reuters, Senin (4/3/2024).
Awal pekan ini, keduanya mempublikasikan sebuah video yang menggambarkan apa yang terjadi di akun Instagram bersama mereka, di mana mereka memposting foto-foto perjalanan mereka keliling dunia dengan sepeda motor ke hampir 200.000 pengikut.
Dalam sebuah video baru, Vicente dan Fernanda, yang tampil dengan memar di wajahnya, mengucapkan terima kasih kepada para pengikut mereka atas dukungannya.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri Spanyol mengatakan bahwa mereka telah mengirimkan staf ke daerah itu dan telah berhubungan dengan pihak berwenang.
Sementara mitranya dari Brasil mengatakan bahwa mereka telah mencari kontak dengan warga negara Brasil tersebut melalui kedutaan besarnya di New Delhi dan bersedia untuk memberikan setiap bantuan yang dapat diberikan.
Kherwar, inspektur polisi di Dumka, mengatakan pada hari Sabtu bahwa salah satu orang yang ditahan telah memberikan nama-nama orang lain yang terlibat kepada pihak berwenang.
Kherwar menambahkan bahwa sebuah laboratorium ilmu forensik membantu dalam kasus ini.
Baca Juga: Wanita Spanyol Alami Pelecehan Seksual saat Touring ke India Bersama Suaminya
Menurut data Biro Catatan Kejahatan Nasional di India sendiri, rata-rata hampir 90 kasus pemerkosaan dilaporkan di India setiap hari pada tahun 2022.
Namun, banyak dari mereka yang tidak dilaporkan karena stigma yang ada pada korban dan kurangnya kepercayaan terhadap penyelidikan polisi.
Jarang ada pelaku yang dijatuhi hukuman karena kasus tersebut tertahan selama bertahun-tahun dalam sistem peradilan pindana India yang tersumbat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







