Akurat

Inilah Sosok Edwin Wagensveld, Pemimpin PEGIDA dan Dalang Pembakaran Al-Quran di Belanda

Shalli Syartiqa | 17 Januari 2024, 20:36 WIB
Inilah Sosok Edwin Wagensveld, Pemimpin PEGIDA dan Dalang Pembakaran Al-Quran di Belanda

AKURAT.CO Baru-baru ini terjadi kericuhan antara kelompok polisi dan sekelompok orang yang berusaha menghalangi rencana pembakaran Al-Quran di Belanda, yang diinisiasi oleh pemimpin Gerakan Patriotik Eropa Melawan Islamisasi Barat (PEGIDA), Edwin Wagensveld.

Wagensveld dikenal sebagai sosok kontroversial dan anti-Islam.

Saat ini, pemimpin PEGIDA yang merencanakan pembakaran Al-Quran berada di bawah perlindungan kepolisian sebagai dampak dari bentrokan yang terjadi.

Baca Juga: Heboh! Politisi Belanda Ingin Bakar Al-Quran, Langsung Digagalkan dan Kena Tendangan Pemuda Muslim

Dikutip dari berbagai sumber, Rabu (17/1/2024), berikut sosok pemimpin PEGIDA, Edwin Wagensveld.

Sosok Edwin Wagensveld

Edwin Wagensveld merupakan seorang tokoh yang dikenal sebagai pemimpin kelompok ekstrimis Patriotic Europeans Against The Islamization of the West (PEGIDA) dan politikus sayap kanan di Belanda.

Kehidupannya sering kali dipenuhi dengan protes karena sikapnya yang menentang 'Islamisasi'.

Tidak hanya itu, Wagensveld juga aktif dalam berbagai protes terhadap Kick Out Zwarte Piet.

Selain itu, ia juga dikenal luas dalam arena protes di Jerman Timur, dijuluki sebagai Ed dari Belanda Bernama.

Tindakannya dalam merobek Al-Quran telah menciptakan kehebohan di berbagai negara Muslim, sehingga menyebabkan Turki, Indonesia dan Pakistan memanggil duta besar Belanda.

Turki mengecam aksi tersebut sebagai bentuk "kejahatan kebencian" dan menilai bahwa "Islamofobia, diskriminasi, dan rasisme tidak mengenal batas di Eropa".

Di sisi lain, kontroversi Wagensveld lainnya juga pernah melakukan perusakan Al-Quran di depan gedung sementara parlemen Belanda di Den Haag pada 22 Januari 2023.

Selain itu, Wagensveld pernah melaksanakan tindakan serupa dalam demonstrasi di Utrecht pada 13 Februari 2023.

Sebelumnya, PEGIDA telah merencanakan pembakaran Al-Quran di Rotterdam pada 22 Oktober 2022, yang berujung dengan penangkapan Wagensveld.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.