WNI di Jepang Diminta Waspadai Gempa Susulan dan Tsunami

AKURAT.CO Pemerintah Indonesia melalui KBRI Tokyo dan KJRI Osaka mengeluarkan imbauan agar WNI di Jepang mewaspadai atas gempa susulan dan tsunami.
Menyusul gempa bumi dengan Magnitudo 7,4 yang melanda Prefektur Ishikawa pada Senin sore waktu setempat.
"Kami mengimbau WNI agar selalu memantau informasi dan arahan otoritas setempat," kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, dikutip dari Antara, Senin (1/1/2024).
"Peringatan tsunami di sepanjang pesisir barat Jepang masih belum dicabut hingga malam hari ini waktu Jepang,” katanya.
Judha menjelaskan, Kemenlu saat ini sedang berkoordinasi dengan KBRI Tokyo dan KJRI Osaka untuk mengetahui dampak gempa dan tsunami.
Baca Juga: Peringatan 19 Tahun Tsunami Aceh, Berikut Tiga Makna Datangnya Bencana dalam Islam
KBRI dan KJRI juga tengah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan simpul masyarakat Indonesia.
"Sistem lapor diri KBRI Tokyo mencatat terdapat 1.315 WNI yang menetap di Prefektur Ishikawa," ujarnya.
Bagi WNI yang menghadapi situasi darurat, KBRI Tokyo dan KJRI Osaka telah mengaktifkan nomor hotline yaitu KBRI Tokyo +818035068612 dan KJRI Osaka +818031131003.
Gempa bumi yang terjadi pada pukul 16.10 waktu Jepang atau 14.10 WIB itu juga dirasakan di wilayah Prefektur Niigata, Toyama, dan Fukui, Nagano, Gifu, Tokyo, Yamagata, Fukushima, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Saitama, Shizuoka, Aichi, Mie, Shiga, Kyoto, Osaka, Hyogo, Nara, Tottori, Iwate, Miyagi dan Akita.
Gempa tersebut telah menyebabkan gelombang tsunami di beberapa wilayah.
Baca Juga: Penyebab Tsunami Aceh 2004, Menjadi Bencana Paling Bikin Trauma di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









