Penyakit Flu Menyebar di Seluruh Jepang, Kementerian Kesehatan Tetapkan Status 'Waspada'

AKURAT.CO - Jumlah kasus flu di Jepang mengalami lonjakan yang mengkhawatirkan.
Dikutip dari Asahi.com, Senin (18/12/2023), Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah kasus influenza lebih dari 5.000, fasilitas medis mencapai 166.690 dalam seminggu.
Angka rata-rata nasional per fasilitas mencapai 33,72 kasus, melebihi batas 30 kasus untuk 'tingkat kewaspadaan'. Ini adalah kali pertama musim ini mencapai level ini sejak 2018-2019, menunjukkan potensi wabah besar.
Baca Juga: Hal Yang Harus Diketahui Orang Tua Soal Gejala Flu Pada Anak
Umumnya, tingkat kewaspadaan tercapai pada awal tahun, sekitar Januari atau Februari. Saat ini, angka-angka melebihi tingkat kewaspadaan yang dicapai setelah krisis tahun 2009 dengan tingkat kecepatan yang sama.
Kenaikan kasus ini terjadi di seluruh prefektur, 33 di antaranya melewati batas tingkat kewaspadaan. Lonjakan ini merupakan kelanjutan dari wabah tahun sebelumnya, bukan seperti biasanya yang mereda di musim semi.
Sejak Oktober, jumlah kasus telah melebihi tingkat kewaspadaan. Situasi ini memicu peringatan serius dari pihak berwenang terkait kesehatan di Jepang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November







