Partai Anti-Islam Menang Pemilu, Larangan Masjid Dan Al-Quran Muncul Di Belanda?

AKURAT.CO Umat Muslim Belanda menyatakan keterkejutannya atas kemenangan tokoh populis sayap kanan, Geert Wilders, yang sebelumnya menyerukan agar masjid dan Al-Quran dilarang di negara itu.
Wilders dan Partai Kebebasannya (PVV) mengalahkan semua prakiraan pada Rabu (22/11/2023) malam dengan meraih 37 kursi dari 150 kursi di parlemen Belanda.
Hasil tersebut berada jauh di atas kolaborasi antara Partai Buruh/Hijau dan Partai Konservatif yang dipimpin oleh Perdana Menteri, Mark Rutte.
"Hasil pemilu ini sangat mengejutkan bagi Muslim Belanda. Kami tidak menyangka bahwa partai dengan program yang bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar negara hukum akan menjadi begitu besar," kata Muhsin Koktas, dari organisasi Muslim CMO, dikutip Jumat (24/11/2023).
Jumlah umat Islam di Belanda sendiri mencapai sekitar 5 persen dari total populasi Belanda yang hampir 18 juta orang.
Sebelumnya, pandangan-pandangan Wilders yang menghasut Islam telah memicu ancaman pembunuhan, membuatnya hidup di bawah perlindungan ketat polisi selama bertahun-tahun.
Dikutip dari Reuters, ia menyebut Nabi Muhammad sebagai pedofil, Islam sebagai ideologi fasis dan agama terbelakang, hingga ingin melarang masjid dan Al-Quran, kitab suci umat Islam di Belanda.
"Ini merupakan pukulan yang harus saya terima," kata Abdessamad Taheri, seorang pekerja komunitas di lingkungan Schilderswijk, yang terdiri dari berbagai etnis di Den Haag.
Baca Juga: Siapa Sangka, Dulu Belanda Rela Lepas New York Ke Inggris Demi Sebuah Pulau Kecil Di Maluku
Setelah kemenangannya yang mengejutkan, Wilders mengatakan bahwa ia ingin menjadi perdana menteri untuk semua orang Belanda, namun hal itu tampaknya tidak banyak membantu meredakan kekhawatiran tentang apa yang akan dilakukannya nanti.
Beberapa orang di Belanda berpikir bahwa sistem pemerintahan koalisi Belanda memiliki arti Wilders harus berkompromi dengan pandangan-pandangannya yang paling radikal, seperti yang juga diprediksi oleh para analis politik.
"Dia tidak akan membuat undang-undang sendirian (partai-partai lain) akan bergabung dan mereka harus bekerja sama," kata Kemal Yildiz (54).
"Ini akan baik-baik saja," tambahnya.
Pada tahun 2014, Wilders juga pernah dihukum atas diskriminasi terhadap orang Maroko setelah memimpin nyanyian pada sebuah rapat umum kampanye.
Pada saat itu, ia bertanya kepada para pendukungnya apakah mereka menginginkan lebih banyak atau lebih sedikit orang Maroko, dan para pendukungnya meneriakkan "Lebih sedikit!" dia merespon dengan "Kami akan mengurusnya,"
Wilders juga dikenal sebagai seorang anti-imigrasi, memperketat kedatangan orang di Belanda dan mengutamakan warga negaranya, hal tersebut berhasil membuat PVV mendapatkan dukungan terbesar sejak 17 tahun keberadaannya.
"Sudah cukup sekarang. Belanda tidak tahan lagi. Kita harus memikirkan rakyat kita sendiri sekarang. Perbatasan ditutup. Tidak ada pencari suaka," kata Wilders dalam sebuah debat televisi pada malam pemilihan.
Wilders juga berulang kali mengatakan bahwa Belanda harus berhenti menyediakan senjata untuk Ukraina. Karena menurutnya negara ini membutuhkan senjata untuk mempertahankan diri.
Namun, tidak ada satu pun partai yang berpotensi membentuk pemerintahan yang memiliki gagasan-gagasan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 2Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Bayern vs Arsenal 22 Oktober 2026: Duel Produktivitas dan Pertahanan
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja






