Mengenal Paman Sam, Sosok Di Balik Simbol Amerika Serikat

AKURAT.CO Setiap negara umumnya memiliki simbolnya masing-masing, begitu pun dengan Amerika Serikat (AS).
Negara adidaya itu dikenal memiliki julukan sebagai negeri Paman Sam.
Paman Sam sebagai simbol AS sendiri biasanya digambarkan dengan sosok kartun berambut putih panjang dengan kumis dan janggut serta mengenakan mantel berekor burung layang-layang, rompi, topi tinggi dan celana panjang bergaris.
Baca Juga: Masuk Daftar Wanita Terkaya Di Amerika, Segini Kekayaan Taylor Swift
Lalu bagaimana asal-usul sosok Paman Sam sebagai simbol AS itu? Simak ulasannya berikut.
Asal-usul Sosok Paman Sam
Meski diperdebatkan, namun sosok Paman Sam berdasarkan legenda yang populer kerap dikaitkan dengan sosok Samuel Wilson (1766-1854), seorang pengusaha daging asal Troy, New York yang memasok daging untuk tentara Amerika selama perang tahun 1812.
Ketika itu, berlaku persyaratan bagi mereka yang ingin memberi makanan kepada tentara Amerika untuk melabeli makanan dengan nama si pengirim. Paket makanan Wilson pun dilabeli dengan US.
Ketika ditanya apa arti dari label tersebut, seorang rekan kerja Wilson pun dengan bercanda menjawab Uncle Sam (ditujukkan untuk Samuel). Padahal, US yang dimaksudkan Samuel adalah United State, nama AS dalam Bahasa Inggris.
Cerita ini pun dimuat oleh surat kabar AS hingga akhirnya julukan Uncle Sam atau Paman Sam diterima secara luas sebagai julukan serta personifikasi pemerintahan AS.
Baca Juga: Sinopsis Film Killers of The Flower Moon, Diadaptasi Dari Kisah Nyata Suku Osage Amerika
Kemudian pada akhir 1860 hingga 1870-an, seorang kartunis politik Thomas Nast mulai mempopulerkan gambar Paman Sam.
Thomas Nast terus mengembangkan citra Paman Sam, hingga akhirnya memberi Paman Sam janggut putih dan setelan bintang dengan garis.
Namun gambar Paman Sam yang paling terkenal adalah yang dibuat oleh seniman James Montgomery Flagg, di mana versi Flagg menggambarkan Paman Sam yang menggunakan topi tinggi dan jaket biru sembari menunjuk lurus ke depan.
Penggambaran Flagg tentang Paman Sam pertama kali ditampilkan di depan umum melalui sampul majalah Leslie's Weekly pada 6 Juli 1916, dengan judul Apa yang Anda Lakukan untuk Kesiapsiagaan?
Selama Perang Dunia I, sosok Paman Sam karya Flagg yang disertai tulisan I Want You For The US Army yang digunakan dalam poster perekrutan militer AS.
Kemudian pada 1961, Kongres AS mengakui Samuel Wilson sebagai leluhur simbol nasional AS.
Sebelumnya, pada 1835 pun ada karakter Saudara Jonathan yang menyiratkan lambang berbeda.
Saudara Jonathan ditujukan untuk melambangkan AS, sedangkan Paman Sam melambangkan pemerintah dan kekuasaannya.
Pada 1850, nama Saudara Jonathan dan Paman Sam pun digunakan secara bergantian, bahkan gambar yang sebelumnya disebut Saudara Jonathan, mulai disebut Paman Sam.
Namun sosok Saudara Jonathan mulai ditinggalkan menjelang akhir Perang Saudara Amerika yang berlangsung pada April 1861 - Mei 1865.
Ditinggalkannya sosok Saudara Jonathan pun menandai keeksisan sosok Paman Sam sebagai simbol negara AS. (Adinda Shafa Afriasti)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 4Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 5Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 6Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 7Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 8Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 9Prabowo Minta Mafia dan Kartel Haji Diberantas, Dorong Audit Forensik Keuangan
- 10KPK Dalami Setoran Berjenjang dari Kantor Pertanahan hingga Pejabat Kementerian ATR/BPN








