Akurat Logo

Israel Terus Bombardir Gaza, Update Terkini Sedikitnya 4.600 Orang Tewas Akibat Perang

Sulthony Hasanuddin | 23 Oktober 2023, 19:00 WIB
Israel Terus Bombardir Gaza, Update Terkini Sedikitnya 4.600 Orang Tewas Akibat Perang

AKURAT.CO Israel membombardir Gaza dengan lebih banyak serangan udara pada Senin (23/10/2023) jelang operasi darat yang diantisipasi ke daerah kantong Palestina yang terkepung.

Sementara itu, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memperingatkan bahwa warga sipil Palestina kehabisan tempat untuk berlindung dari perang dengan Israel.

Dalam tanda-tanda bahwa konflik telah menyebar, pesawat-pesawat Israel juga menghantam Lebanon Selatan semalam atau pada Minggu (22/10/2023).

Dikutip dari Reuters, militer Israel mengatakan dalam 24 jam terakhir mereka telah menyerang lebih dari 320 target di Gaza, termasuk sebuah terowongan yang menjadi tempat persembunyian para pejuang Hamas dan puluhan pos komando dan pengintai.

Dalam sebuah pernyataan, mereka juga menyatakan telah menghancurkan situs-situs yang dapat membahayakan pasukan yang sedang bersiap-siap di pinggiran Gaza untuk melakukan manuver darat serta puluhan posisi peluncur mortir dan rudal anti-tank.

Menurut media Palestina, serangan Israel terkonsentrasi di bagian tengah dan utara Jalur Gaza, dan melaporkan sebuah serangan terhadap rumah di dekat kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara yang menewaskan beberapa orang Palestina dan melukai beberapa orang lainnya.

Diketahui, lebih banyak bantuan menyeberangi perbatasan ke Gaza pada Minggu (22/10/2023) kemarin. Namun, badan kemanusiaan PBB mengatakan bantuan tersebut hanya sebagian kecil dari jumlah yang dibutuhkan untuk membantu penduduk yang putus asa dan kekurangan makanan, air, obat-obatan hingga bahan bakar.

Baca Juga: Sejarah Berdirinya Masjidil Aqsa Palestina, Situs Suci Yang Jadi Perebutan Israel-Palestina

Dilaporkan oleh otoritas kesehatan di Gaza, sedikitnya 4.600 orang telah tewas dalam pemboman Israel selama dua minggu. Setelah serangan pertama pada 7 Oktober lalu oleh militan Hamas terhadap komunitas Israel Selatan, yang menewaskan 1.400 orang dan menyandera 212 orang.

Kronologi Penyerangan ke Lebanon

Pada hari ini, militer Israel melaporkan pesawat-pesawat mereka menyerang dua sel Hizbullah di Lebanon yang berencana untuk meluncurkan rudal-rudal anti-tank dan roket-roket ke arah negaranya.

Militer Israel juga mengatakan bahwa telah menyerang target-target Hizbullah lainnya, termasuk sebuah kompleks dan sebuah pos pengamatan, hingga melaporkan tujuh tentaranya telah terbunuh di perbatasan Lebanon sejak konflik terbaru dimulai.

Sementara itu, di hari yang sama, Hizbullah mengatakan bahwa salah satu pejuangnya terbunuh, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Di Tepi Barat, dua orang Palestina tewas di kamp pengungsi Jalazone dekat Ramallah.

Warga mengatakan pasukan Israel menyerbu kamp tersebut dan melakukan banyak penangkapan ketika mereka bentrok dengan orang-orang bersenjata dan beberapa pemuda yang melemparkan batu.

Baca Juga: 6 Kapal Perang China Siaga Di Timur Tengah Hingga Perang Israel Dan Hamas Kian Memanas

Utusan khusus China untuk Timur Tengah, Zhai Jun, yang sedang mengunjungi wilayah tersebut, memperingatkan bahwa risiko konflik darat berskala besar meningkat dan bahwa konflik yang meluas di wilayah tersebut 'mengkhawatirkan', kata media pemerintah Cina pada hari Senin.

Para pejabat keamanan Iran juga mengatakan bahwa strategi Iran adalah agar proksi-proksi Timur Tengah seperti Hizbullah melakukan serangan-serangan terbatas terhadap target-target Israel dan Amerika Serikat, namun menghindari eskalasi besar yang akan menarik Teheran.

Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh, menyerukan persatuan internasional untuk menghentikan serangan Israel di Gaza dan mengizinkan bantuan.

Konvoi kedua yang terdiri dari 14 truk bantuan memasuki perlintasan Rafah dari Mesir menuju Gaza pada Minggu malam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.