Putin Sampaikan Belasungkawa atas Bencana Besar di Sumatera

AKURAT.CO Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa atas bencana alam besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ucapan tersebut disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto.
Melalui unggahan Instagram resmi Kedutaan Besar Rusia di Indonesia, @rusemb_indonesia, Putin menyatakan keprihatinan mendalam atas banyaknya korban jiwa dan besarnya kerusakan yang ditimbulkan banjir dan cuaca ekstrem di wilayah utara Sumatra.
“Yang Terhormat Bapak Presiden, terimalah ucapan belasungkawa yang mendalam terkait jatuhnya banyak korban jiwa serta kerusakan berskala besar akibat banjir di bagian utara Pulau Sumatera,” tulis Putin, Minggu (30/11/2025).
Putin berharap wilayah terdampak segera pulih dan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal, aman, dan sejahtera.
“Rusia turut berduka cita bersama mereka yang kehilangan keluarga dan kerabat, serta berharap daerah-daerah terdampak dapat secepatnya pulih,” lanjutnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (28/11/2025), juga menyampaikan doa dan harapan bagi warga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Baca Juga: Cara Menulis Email Lamaran Kerja agar Langsung Dilirik HRD, Wajib Tahu!
“Kita berdoa agar mereka senantiasa dilindungi oleh Yang Maha Kuasa, diringankan duka dan penderitaannya,” ujar Prabowo.
Prabowo menegaskan pemerintah bergerak cepat sejak hari pertama bencana.
Bantuan dikirim melalui jalur darat dan udara, meski terkendala cuaca ekstrem serta akses yang terputus di sejumlah lokasi.
“Kondisinya sangat berat. Banyak yang terputus, cuaca pun tidak memungkinkan. Helikopter dan pesawat kita kadang sulit mendarat,” ungkapnya.
Pada hari yang sama, pemerintah kembali mengirim bantuan dan logistik dengan pesawat angkut TNI.
“Tadi pagi kita berangkatkan tiga pesawat Hercules C-130 dan satu pesawat A-400. Kita terus mendukung kebutuhan mereka di lapangan,” kata Prabowo.
Ia menegaskan bencana ini menjadi pengingat bahwa dunia tengah menghadapi tantangan besar terkait perubahan iklim, pemanasan global, dan kerusakan lingkungan.
“Ini tantangan yang harus kita hadapi bersama,” ujarnya.
Baca Juga: Korban Trauma, Kasus Penganiayaan di Denpasar Belum Ada Titik Terang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









