Trump Beri Ultimatum Terakhir ke Hamas soal Sandera Gaza

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Minggu (7 September) mengeluarkan “peringatan terakhir” kepada Hamas. Ia mendesak kelompok militan Palestina itu untuk menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.
“Israel sudah menerima persyaratan saya. Kini saatnya Hamas juga menerima,” tulis Trump di akun media sosialnya, Truth Social. “Saya sudah memperingatkan Hamas tentang konsekuensinya jika menolak. Ini peringatan terakhir saya, tidak akan ada lagi peringatan berikutnya!”
Respons Hamas
Tak lama setelah pernyataan Trump, Hamas mengungkapkan bahwa mereka telah menerima sejumlah gagasan dari pihak AS melalui mediator internasional. Ide tersebut terkait kemungkinan gencatan senjata di Gaza.
Hamas menyebut masih berdiskusi dengan para mediator untuk mengembangkan usulan itu. Namun, kelompok tersebut menegaskan kembali bahwa syarat utama mereka adalah negosiasi pembebasan semua sandera yang harus disertai pengumuman resmi tentang akhir perang, serta penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza.
Trump Yakin Kesepakatan Dekat
Saat kembali ke Washington dari New York, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya optimistis kesepakatan akan segera tercapai.
“Saya rasa kita akan segera mencapai kesepakatan soal Gaza,” ujar Trump. Ia bahkan meyakini semua sandera akan dibebaskan, hidup ataupun mati. “Saya pikir kita akan mendapatkan mereka semua.”
Isi Proposal Gencatan Senjata
Sehari sebelumnya, media Israel N12 News melaporkan bahwa Trump telah mengajukan proposal gencatan senjata baru. Dalam rencana itu, Hamas diminta membebaskan 48 sandera yang masih ditahan pada hari pertama gencatan senjata. Sebagai gantinya, Israel akan melepas ribuan tahanan Palestina. Setelah itu, kedua pihak akan membuka negosiasi lebih lanjut untuk membahas penghentian perang selama periode gencatan senjata berlangsung.
Seorang pejabat Israel mengonfirmasi bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan serius usulan Trump tersebut, meski belum ada rincian lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







