Parah! Negara dengan Tingkat Rasisme Tertinggi di Dunia, Ada Orang Korea dan Indonesia

AKURAT.CO Isu rasisme terus menjadi tantangan serius di berbagai belahan dunia, di mana sejumlah negara tercatat mengalami tingkat diskriminasi yang jauh lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain. Kondisi ini menimbulkan dampak sosial yang kompleks dan memerlukan perhatian serta tindakan dari berbagai pihak.
Negara dengan tingkat rasisme tertinggi di dunia saat ini adalah Afrika Selatan, dengan skor indeks rasisme sebesar 6,86 menurut data dari Index Mundi tahun 2022. Posisi kedua ditempati oleh Malaysia dengan skor 6,32, dan Guatemala di posisi ketiga dengan skor 6,10.
Baca Juga: Gara-gara Rasisme, Muncul Usulan Sanksi Pengurangan Poin di Tengah Euforia Pesta Persib Juara Liga 1
Secara lebih luas, Amerika Serikat seringkali menjadi sorotan sebagai salah satu negara dengan tingkat rasisme yang tinggi yang dipengaruhi oleh sejarah panjang diskriminasi sistemik terhadap komunitas Afrika-Amerika. Warisan ketidakadilan ini masih berdampak pada berbagai aspek kehidupan sosial dan ekonomi hingga saat ini.
Sementara itu, di kawasan Asia, Korea Selatan dikenal memiliki tingkat rasisme yang cukup signifikan, sehingga menempatkannya pada posisi kesembilan dalam daftar negara paling rasis menurut laporan US News. Fenomena ini mencerminkan tantangan sosial yang masih dihadapi negara tersebut dalam hal keberagaman dan inklusi.
Baca Juga: Menteri Olahraga Argentina Dipecat karena Desak Lionel Messi Minta Maaf Soal Nyanyian Rasis
Berdasarkan survei dari Index Mundi, negara seperti Peru dan Trinidad dan Tobago juga termasuk dalam daftar ini dengan skor masing-masing 5,91 dan 5,73.
Sementara itu, Indonesia menempati posisi ke-14 dengan skor 4,99, menunjukkan adanya tantangan dalam isu rasisme meskipun berada di bawah beberapa negara lain.
Aqila Shafiqa Aryaputri (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








