Pesawat Jeju Air Kecelakaan Diduga Akibat Tabrak Burung dan Roda Gagal Berfungsi

AKURAT.CO Pesawat Jeju Air Boeing 737 dengan nomor penerbangan 2216 dilaporkan mengalami kecelakaan tragis usai diduga menabrak burung yang menyebabkan kerusakan pada roda pendaratan.
Pesawat yang berangkat dari Bangkok, Thailand, menuju Muan, Korea Selatan, pada Minggu (29/12/2024), membawa 175 penumpang dan enam awak kabin. Insiden terjadi saat pesawat berupaya mendarat di Bandara Internasional Muan.
Menurut laporan awal, pesawat tergelincir di sepanjang landasan pacu, menghantam pagar, dan menabrak tembok pembatas sebelum terbakar hebat.
Dikutip dari The Guardian dan kantor berita Yonhap, serangan burung kemungkinan besar menjadi penyebab utama gagalnya roda pendaratan berfungsi dengan baik.
Baca Juga: Jeju Air 2216 Kecelakaan di Korea Selatan, 28 Orang Dikabarkan Tewas
Pesawat sempat mencoba mendarat satu kali sebelumnya, namun pilot terpaksa melakukan go-around karena roda tidak bisa turun secara normal.
Dari total 175 penumpang, otoritas Korea Selatan mengonfirmasi bahwa 173 di antaranya adalah warga negara Korea, sementara dua lainnya adalah warga Thailand.
Badan Pemadam Kebakaran Nasional Korea melaporkan bahwa kebakaran berhasil dikendalikan pada pukul 09.46 waktu setempat, hanya 43 menit setelah panggilan darurat pertama diterima pada pukul 09.03.
Sementara itu, Penjabat Presiden Korea Selatan, Choi Sang-mok, telah menginstruksikan pengerahan penuh personel dan peralatan untuk operasi penyelamatan.
Hingga saat ini, penyelidikan mendalam masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan ini dan untuk mengidentifikasi korban yang terdampak.
Baca Juga: Masa Depan Ekonomi Syariah: Optimisme dan Tantangan Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









