Profesor Onkologi Peringatkan Raja Charles III Tidak Paksakan Diri Selama Pengobatan Kanker

AKURAT.CO - Seorang dokter terkemuka dalam pengobatan kanker telah memberi peringatan kepada Raja Charles III yang dikenal sebagai pekerja keras untuk tidak terlalu memaksakan diri selama proses pengobatan kanker.
Dikutip dari Metro.co.uk, Rabu (07/02/2024), pernyataan dari Istana Buckingham mengungkapkan bahwa Raja sedang menjalani pengobatan untuk kanker yang tidak spesifik. Meskipun Raja telah mengurangi keterlibatan publik, pernyataan tersebut menegaskan bahwa tugas-tugas resmi akan tetap berlangsung seperti biasa.
Menyusul berita tersebut, seorang profesor onkologi molekuler menyatakan bahwa kelelahan adalah gejala umum yang dialami oleh penderita kanker selama pengobatan, sehingga wajar jika Raja memutuskan untuk menunda tugas-tugas publiknya.
Baca Juga: Didiagnosa Kanker, Kekayaan Raja Charles III Ditaksir Tembus USD500 Juta
Meskipun Ratu dan Pangeran Wales kemungkinan akan mengambil lebih banyak tanggung jawab selama absennya Raja, profesor tersebut menekankan pentingnya bagi Raja untuk tidak memaksakan diri selama perawatan.
Meskipun jenis pengobatan yang diterima oleh Raja belum diketahui, pengobatan kanker sering kali bersifat agresif. Meskipun terus bekerja mungkin bisa menjadi pengalih perhatian yang menyenangkan, fokus utama Raja harus tetap pada pemulihannya.
Diagnosis Raja datang setelah prosedur untuk pembesaran prostat yang menemukan masalah lain yang perlu diperhatikan, meskipun bukan kanker prostat.
Meskipun Raja tetap optimis, dia berharap dapat kembali menjalankan tugas publiknya secepat mungkin, dan dia memilih untuk berbagi diagnosisnya untuk menghindari spekulasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang kanker.
Berita tentang perawatan Raja telah memicu peningkatan drastis dalam pencarian informasi tentang kondisi tersebut di situs web NHS.
Diagnosis Raja datang beberapa minggu setelah Duchess of York, Sarah Ferguson, juga didiagnosis menderita kanker kulit setelah perjuangan sebelumnya dengan kanker payudara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia







