Akurat Logo

Viral, Petani Padi di Thailand Buat Karya Seni Bergambar Kucing Tertidur untuk Menarik Pengunjung

Sulthony Hasanuddin | 19 Desember 2023, 16:07 WIB
Viral, Petani Padi di Thailand Buat Karya Seni Bergambar Kucing Tertidur untuk Menarik Pengunjung

AKURAT.CO Viral unggahan foto ladang sawah di Thailand yang memperlihatkan kartun kucing yang diketahui bernama Cooper, sedang tertidur sambil memeluk ikan.

Diketahui, kartun Cooper tersebut berada di sawah di provinsi utara Chiang Rai. Gambar yang terlihat sangat menggemaskan dari udara itu diambil dari bibit pelangi yang sedang bertunas di sebuah ladang padi di Thailand.

Dikutip dari Reuters, kartun Cooper merupakan buatan seorang petani dan seniman Thailand bernama Tanyapong Jaikham bersama dengan timnya yang mengilustrasikan sebuah pepatah tradisional Thailand "Ada ikan di dalam air dan padi di sawah".

Petani dan seniman itu lantas berharap karyanya dapat memikat para turis dan cat lovers untuk mengunjungi situs tersebut.

Baca Juga: Viral, Perkara Tak Kembalikan Helm Cewek Nekat Bakar Ijazah Mantan Pacarnya

"Kami berharap puluhan ribu orang akan datang dan melihat karya seni ini di sawah," tutur Tanyapong Jaikham, dikutip Selasa (19/12/2023).

Jaikham menjelaskan proses pembuatan kartun kucing itu bergantung pada koordinat GPS guna memposisikan bibit seperti yang telah ditentukan dalam sketsa awal, dengan tanaman yang akan berubah warna saat mereka tumbuh.

"Sangat penting untuk memposisikannya secara akurat dan padi secara bertahap akan berubah warna dari waktu ke waktu," tambahnya.

Baca Juga: Kembali Terulang, Smash Petir Megawati Hantam Pemain Timnas Korea Selatan hingga Langsung Minta Ganti

Hingga pada tahap panen akhir, jerami padi menghasilkan potret Cooper, nama kucing yang menjadi modelnya.

Tidak hanya itu, menara pandang juga sedang dibangun di daerah tersebut agar para pengunjung dapat melihat karya seni itu dengan leluasa.

Jaikham juga mengungkapkan kaum muda yang ingin belajar lebih banyak tentang interaksi seni dan teknologi dapat mengambil manfaat dari mengunjungi situs tersebut.

"Sebelumnya, beras hanya dianggap sebagai bahan konsumsi. Pendekatan ini memungkinkan kami untuk mengembangkan pariwisata dan pertanian secara bersamaan," pungkasnya.

Sebagai pengekspor biji-bijian terbesar kedua di dunia setelah India, Thailand diketahui menargetkan pengiriman 8,5 juta metrik ton tahun ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.