Akurat Logo

Kembali Terulang, Smash Petir Megawati Hantam Pemain Timnas Korea Selatan hingga Langsung Minta Ganti

Sulthony Hasanuddin | 18 Desember 2023, 18:38 WIB
Kembali Terulang, Smash Petir Megawati Hantam Pemain Timnas Korea Selatan hingga Langsung Minta Ganti

AKURAT.CO Aksi pemain voli asal Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi di Liga Voli Korea Selatan kembali memakan korban.

Kali ini, smash petir Megawati menghantam wajah pemain Timnas Voli Korea Selatan, Lee Da Hyeon.

Pukulan Megawati itu terjadi ketika timnya Red Sparks bertemu dengan tim Hyundai Hillstate yang merupakan kandidat juara di liga voli Korea Selatan, pada Sabtu (16/12/2023) pekan lalu.

Diketahui, Megawati melepaskan smash keras ke arah tim Hyundai Hillstate saat Red Spark memimpin pertandingan dengan skor 10-3.

Lee Da Hyon yang berada dalam posisi siap tidak bisa mengantisipasi smash petir Megawati hingga terpental sebab mengenai pipinya.

Baca Juga: Usai Ditahan Imbang, Van Dijk Beri Sindiran Menohok ke Manchester United

Akibat hal tersebut, Lee Da Hyeon langsung memperlihatkan gestur kesaikan dan akhirnya ditarik keluar untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Namun, Megawati langsung menghampiri pemain Timnas Korea Selatan itu untuk meminta maaf atas aksi tidak sengajanya.

Di akhir pertandingan, Megawati harus menerima kegagalan dan tidak berhasil membawa pulang kemenangan bagi timnya yang duduk di peringkat keempat klasemen dengan 24 poin.

Unggahan video aksi Megawati itu lantas viral di media sosial Instagram.

Dilansir dari akun @viralsekali, banyak warganet yang memberikan komentar bangga atas tindakan 'smash petir' Megawati.

"Bangga sekali dengan Megawati yang pakai hijab ini...????????????" tulis akun @ely***

"Baru kali ini gweh bangga sama namanya megawati????????" tulis akun @kak***

"????Megawati yg ini lho yaa.. asal bukan yang satunya," tulis akun @cik***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.