Belajar Dari Tragedi Tahun Lalu, Korea Selatan Kerahkan 1.000 Personel Keamanan Dalam Perayaan Halloween

AKURAT.CO Badan Kepolisian Metropolian Seoul (SMPA), Korea Selatan telah mengumumkan rencana komperhensif untuk mengerahkan lebih dari 1.000 personel dalam pengedalian massa di 16 wilayah ibu kota, sebagai antisipasi pekan Halloween.
Hal tersebut terjadi setahun setelah insiden tragis di Itaewon, Korea Selatan, di mana perayaan Halloween menyebabkan kerumunan massa yang menewaskan 159 orang.
Keputusan kepolisian Korea Selatan tersebut juga memperkuat langkah-langkah keamanan, guna antisipasi lonjakan jumlah orang yang bersuka-ria dalam merayakan Halloween di berbagai wilayah kota.
Baca Juga: Tragedi Halloween Itaewon Dikemas Apik Dalam Serial Dokumenter Crush: Overcrowded Overwhelmed
Dikutip dari Koreaboo, setelah peristiwa tragis tahun lalu, SMPA dilaporkan bersikap proaktif dalam pendekatannya terhadap pengelolaan massa.
Balloon Efect Sebab Tragedi Tahun Lalu
Kekhawatiran mengenai balloon efect lantas muncul, setelah tragedi tahun lalu di Itaweon, banyak warga Korea Selatan mungkin memilih lokasi alternatif lain untuk merayakan Halloween.
Pergeseran massa seperti itu memungkinan untuk menimbulkan tantangan tidak terduga di wilayah yang biasanya tidak pernah mengadakan pertemuan Halloween dalam jumlah yang besar.
Walaupun secara tradisional, Itaewon dan Distrik Yongsan merupakan tempat populer untuk perayaan Halloween, SMPA yakin bahwa tahun ini akan terjadi pergeseran dinamika keramaian dengan masyarakat yang lebih memilih distrik Mapo dan Gangnam.
Oleh sebab itu, SMPA lantas menguraikan beberapa strategi untuk memastikan kelancaran massa, terutama di gang-gang yang sempit.
Diketahui, di antara strartegi tersebut yakni penggunaan lampu berkedip dan pengumuman publik yang dirancang untuk memandu arus pejalan kaki dan menjaga ketertiban.
Selain itu, SMPA juga berencana untuk menempatkan 1.260 petugas di seluruh kota pada akhir pekan depan, terutama pada hari Jumat dan Sabtu atau waktu perkiraan gelombang massa yang besar untuk merayakan Halloween.
Selain itu, terdapat juga pasukan polisi khusus yang akan berpatroli di tiga stasiun kereta bawah tanah utama guna memastikan keselamatan dan keamanan.
Tahun lalu, hanya 83 petugas yang dikerahkan untuk menangani lebih dari 100.000 orang di Itaewon. Namun, ada klaim yang mengatakan bahwa 137 petugas yang dikerahkan.
Baca Juga: Miris! Hasil Investigasi Tragedi Itaewon Loloskan Pejabat Tinggi, Salah Layanan Darurat
Polisi distrik juga akan bekerja sama dengan petugas pemadam kebakaran, kantor distrik, dan operasi kereta bawah tanah guna membangun jaringan komunikasi darutat.
Terdapat juga sistem analisis massa yang digerakkan oleh AI yang akan diterapkan untuk memantau dan mengelola arus massa secara efektif.
Berikut ini area yang ditetapkan untuk meningkatkan keamanan, mencakup tempat-tempat terkenal:
1. Ikseon-dong dan Myeong-dong di pusat kota Seoul.
2. Kawasan komersial di sekitar universitas Yonsei, Hongik, dan Konkuk.
3. Jalan kedai kopi trendi di Distrik Seongdong.
4. Jalur kuliner di Mullae-dong.
5. Jalan Apgujeong Rodeo.
6. Jalan Sharosugil.
7. Stasiun kereta bawah tanah di Nonhyeon, Sillim, Wangsimni, dan Itaewon.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







