Ukraina Dorong Mundur Pasukan Rusia Di Garis Depan Bagian Tenggara
AKURAT.CO Ukraina melaporkan pertempuran sengit di sepanjang garis depan dengan beberapa keberhasilan dalam mendorong mundur pasukan Rusia pada Senin (14/8/2023).
Pertempuran terjadi di salah satu bagian tenggara, di mana pasukan Ukraina berusaha merebut kembali wilayah yang diduduki Rusia.
Wakil Menteri Pertahanan Ukraina, Hanna Maliar, mengatakan, hal itu merupakan kemajuan. Setelah sebelumnya terhambat oleh ladang ranjau yang ditebar Rusia juga benteng kuat yang dimiliki pasukan musuh.
Maliar menambahkan bahwa militernya berhasil merangsek maju di sekitar Desa Staromaiorske, sekitar 60 mil barat daya Donetsk yang dikuasai Rusia. Juga menekan di dua front di selatan.
"Pertempuran sedang terjadi di sekitar Urozhaine untuk memperebutkan wilayah ini. Ada beberapa keberhasilan di sumbu selatan dan tenggara di sekitar Staromaiorske," jelasnya, dikutip Selasa (15/8/2023).
Sementara, seorang pejabat yang dilantik oleh Rusia untuk wilayah Zaporizhzhia mengatakan bahwa Ukraina berusaha menembus garis Rusia dengan mendapatkan pijakan di kedua desa tersebut.
Menjadi Keberhasilan Ukraina Selanjutnya
Pasukan Ukraina telah membuat keuntungan tambahan sejak memulai operasi yang telah lama ditunggu-tunggu pada Juni lalu.
Walau para pejabat di negara tersebut telah mengakui bahwa kemajuannya lebih lambat dari yang mereka inginkan, terhambat oleh pertahanan Rusia yang kaku.
Dalam pernyataannya, Maliar menjelaskan sifat tantangan tersebut.
"Angkatan bersenjata menghadapi penambangan total di wilayah itu. Benteng semen di tempat-tempat penting, penembakan mortir dan artileri yang terus menerus. Selain itu, Rusia juga menggunakan penerbangan secara intensif," katanya.
Militer Ukraina berhasil merebut kembali hampir 2 mil persegi selama seminggu terakhir di sekitar kota timur Bakhmut yang hancur.
Ini merupakan lokasi di mana kedua pasukan bertempur dalam pertempuran paling berdarah selama perang yang telah berlangsung hampir 18 bulan.
Dia juga mengatakan bahwa pasukan Rusia melanjutkan serangan mereka di sekitar Kota Kupyansk dan Lyman di bagian timur.
"Rusia telah mengintensifkan serangan-serangan ini setelah keberhasilan tentara Ukraina di poros Bakhmut," kata Maliar.
Di sisi lain, Rusia masih menguasai sekitar seperlima wilayah Ukraina termasuk semenanjung Laut Hitam di Krimea, wilayah Luhansk di timur dan beberapa wilayah di Donetsk, Zaporizhzhia dan Kherson.
Wilayah yang diduduki termasuk sebagian besar garis pantai dan beberapa bagian dari pusat industrinya seperti Donbas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





