Akurat

Duh, 14 Paus Sperma Mati Massal Terdampar di Pantai Australia

Bani Maryanto | 21 September 2022, 10:52 WIB
Duh, 14 Paus Sperma Mati Massal Terdampar di Pantai Australia

AKURAT.CO  Sebanyak 14 ekor paus sperma muda ditemukan mati massal, terdampar di sebuah pulau di lepas pantai tenggara Australia.

Pejabat setempat mengonfirmasi laporan itu pada Selasa (20/9), menyebut bahwa kasus saat ini sedang diselidiki oleh otoritas satwa liar Australia.

Paus-paus malang itu ditemukan pada Senin sore di King Island, kata Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Tasmania dalam sebuah pernyataan.

King Island adalah bagian dari negara bagian Tasmania, berada di Selat Bass antara Melbourne dan pantai utara Tasmania. 

Pada Selasa, sebuah tim Program Konservasi Laut pemerintah berkunjung ke pulau tersebut. Mereka saat ini tengah melakukan nekropsi atau pembedaan pada paus-paus tersebut, mencoba menentukan penyebab kematian mereka.

Foto-foto yang didistribusikan oleh departemen menunjukkan paus-paus yang mati tergeletak dengan tubuh miring. Mereka sekarat di perairan dangkal di pantai berbatu pulau itu.

Pihak berwenang berencana untuk melakukan survei udara untuk menentukan apakah ada paus lain di daerah tersebut.

Departemen, bagaimanapun, menjelaskan bahwa paus sperma tidak biasa terlihat di Tasmania. Selain itu, lokasi pantai tempat mereka ditemukan jelas berada dalam jangkauan dan habitat normal mereka.

"Penyelidikan lebih lanjut belum dilakukan, tapi ada kemungkinan paus-paus itu adalah bagian dari kelompok bujangan yang sama. Ini adalah sekelompok paus sperma jantan muda yang bergabung bersama setelah meninggalkan kelompok induknya," kata Departemen Lingkungan, sebagaimana dikutip NPR.

Sementara itu, peselancar dan perenang telah diperingatkan untuk menghindari daerah sekitar, berjaga-jaga jika mayat paus menarik hiu ke perairan terdekat.

Dua tahun lalu, kasus serupa juga terjadi, di mana sekitar 470 ekor paus pilot bersirip panjang ditemukan terdampar di gundukan pasir di lepas pantai barat Tasmania. Temuan itu menjadi rekor hewan terdampar massal terbesar di Australia.

Saat itu, usai upaya evakuasi selama seminggu, 111 dari paus berhasil diselamatkan, tetapi sisanya mati. []

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
E
Editor
Endarti