Uniknya Olimpiade Pemalas di Negara Paling Malas Sedunia, Cocok untuk Pencinta Rebahan!

AKURAT.CO, Punya mimpi bertanding di Olimpiade Tokyo 2020, tetapi bisanya cuma rebahan? Kalau begitu, mungkin Anda bisa mengharumkan nama bangsa di Olimpiade Pemalas!
Dilansir dari World of Buzz, Montenegro sudah lama dilabeli sebagai negerinya orang yang malas. Tak disangka, stereotip itu justru menginspirasi masyarakat di sana untuk mengadakan olimpiade malas-malasan tahunan. Kontes ini pertama kali diadakan pada tahun 2011. Aturannya pun sangat sederhana, 'atlet' yang mampu rebahan paling lama akan dinobatkan sebagai pemenangnya.
Lomba ini hanya mempertandingkan 1 kompetisi dan tak ada medali yang diberikan.
Kompetisinya semakin berkembang di tahun-tahun berikutnya. Tempat pertandingannya pun makin beragam, baik di luar maupun di dalam ruangan. Rekor kemenangan saat ini dipegang oleh kelompok kontestan yang berpartisipasi pada 2018 dengan mampu rebahan selama 49 jam.
Para atlet akan bertanding untuk beristirahat selama mungkin. Pihak panitianya pun tak menyusun aturan macam-macam. Mereka yang ingin ikut cukup rebahan di matras dan dilarang bangun apalagi beranjak ke mana-mana. Pemenangnya adalah orang yang betah rebahan paling lama.
Selama pertandingan, para atlet boleh makan, minum, mengobrol, maupun menggunakan ponsel. Namun, mereka dilarang bangun apa pun alasannya, termasuk pergi ke toilet. Pemenangnya akan menerima hadiah sebesar USD 350 (Rp5 juta).
Tahun ini, Olimpiade Pemalas di Montenegro telah digelar untuk ke-10 kalinya pada Selasa (24/8). Sayangnya, jumlah pesertanya lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya akibat terdampak Covid-19.
Kedengarannya memang mudah dan menarik. Namun, olimpiade ini juga mempertandingkan psikologis seseorang dan tak semudah yang dibayangkan. Apalagi, Anda harus kuat rebahan puluhan jam untuk mengalahkan warga Montenegro yang dicap punya 'talenta' pemalas.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





