Akurat

300 Penari Dukung Pangeran George usai Ditertawakan Presenter AS Soal Balet

| 28 Agustus 2019, 13:10 WIB
300 Penari Dukung Pangeran George usai Ditertawakan Presenter AS Soal Balet

AKURAT.CO, Pekan lalu, berbagai media asing ramai-ramai memberitakan "hinaan" yang dilontarkan oleh salah satu presenter TV program Good Morning America, Lara Spencer terhadap putra dari Pangeran William, yakni Pangeran George. Diketahui, saat membawakan topik seputar kurikulum baru sekolah Pangeran George, Spencer justru mengeluarkan celoteh kurang pantas kepada calon raja Inggris tersebut.

Menurut berbagai pemberitaan, Spencer justru terlihat memberikan ejekan saat mengetahui bahwa Pangeran George akan mengikuti kelas ballet saat kembali ke sekolah bulan depan. Dalam siaran tersebut, Spencer bahkan kerap terlihat tertawa cekikian dan berulang kali menyinggung program kelas ballet yang ditawarkan oleh sekolah Thomas's Battersea.

"Raja Inggris masa depan (Pangeran George) akan meletakkan playdoh untuk mengambil Studi Agama, puisi, pemrograman komputer dan balet, daripada pelajaran lainnya. Pangeran William (mungkin) berkata bahwa George benar-benar mencintai balet, saya punya berita untuk Anda, Pangeran William, kita akan lihat sampai kapan itu akan berlangsung," ucap presenter 50 tahun tersebut sambil tertawa terbahak-bahak.

Sontak, berbagai kalimat sarkasme yang diucapkan oleh Spencer mendapat respons keras dan kecaman dari berbagai pihak. Tidak hanya warga Inggris, warga Amerika Serikat (AS) hingga koreografer serta selebritas ternama Inggris dan Hollywood kompak mengunggah cuplikan siaran Spencer sembari menuliskan berbagai ucapan dukungan kepada Pangeran George.

Setelah mendapat berbagai kritikan dari berbagai pihak, Spencer pun meminta maaf atas pernyataannya terkait Pangeran George tersebut melalu media sosialnya. Namun, agaknya protes terhadap Spencer masih berlanjut hingga awal minggu ini.

Setidaknya pada Senin (26/8), ratusan penari serta koreografer menyatakan dukungan mereka terhadap Pangeran George dengan menari ballet secara massal di depan gedung studio Good Morning America yang terletak di Times Square, New York, AS. Dalam berbagai video yang beredar, ratusan penari dari berbagai usia serta gender dengan kompak melakukan berbagai gerakan tarian balet seperti melakukan serangkaian gerakan pirouette (berputar).

Video tarian balet itu pun diketahui langsung dibagikan berkali-kali oleh penari lain melalui sosial media. Lewat gerakan #BoysDanceToo (Anak Lelaki Juga Menari), para pendukung Pangeran George pun ingin menunjukkan bahwa anak lelaki harus bisa mengejar impian mereka tanpa harus khawatir diejek oleh orang lain.

Travis Wall, pimpinan gerakan tarian balet menuturkan bahwa setidaknya ada sekitar 300 penari yang terlibat dalam gerakan protes pada Senin tersebut. Dalam keterangannya, Wall juga menjelaskan bahwa misi utama protes mereka adalah untuk mengedukasi masyarakat bahwa adalah hal yang tidak benar untuk merundung laki-laki hanya karena dia suka menari.

"300 penari muncul untuk pertunjukkan balet pagi ini di Times Square. (Untuk) mendidik pria dan wanita muda. Ini adalah pagi terindah dalam hidup saya. Saya suka komunitas tari saya!" ucap Wall seperti dilansir di The Sun. []

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.