Akurat

Bertemu Kelompok Rompi Kuning, Wakil PM Italia Dikecam

| 7 Februari 2019, 12:20 WIB
Bertemu Kelompok Rompi Kuning, Wakil PM Italia Dikecam

AKURAT.CO, Menteri Luar Negeri Prancis, Jean Yves Le Drian mengecam Wakil Perdana Menteri Italia, Luigi Di Maio setelah ia menggelar pertemuan dengan pemimpin kelompok Rompi Kuning, kelompok yang dianggap bertanggung jawab atas serangkaian aksi anarkis di Prancis tahun lalu.

Jean mengatakan apa yang dilakukan di Maio merupakan sebuah tindakan provokasi yang tidak dapat diterima. Selain itu, pertemuan tersebut juga dikatakan merusak hubungan dua negara Eropa.

"Provokasi baru ini tidak dapat diterima antara negara-negara tetangga dan mitra di jantung Uni Eropa," seorang juru bicara kementerian mengatakan dalam sebuah pernyataan, dilansir dari laman The Local Italy, Kamis (7/2).

"Di Maio, yang memiliki tanggung jawab pemerintah, harus memastikan bahwa dia tidak mengganggu dengan berulangnya campur tangan hubungan bilateral kita, demi kepentingan Prancis dan Italia," kata juru bicara itu.

Di Maio yang merupakan pemimpin Partai M5S mengatakan pada hari Selasa lalu bahwa dirinya bertemu dengan pemimpin kelompok Rompi Kuning, Christophe Chalencon dan Ingrid Levavasseur pada bulan Mei. Ia juga mengatakan bahwa dirinya mengundang mereka dan anggota kelompok Rompi Kuning lainnya ke Roma.

Di Maio berdalih bahwa partainya dan kelompok Rompi Kuning memiliki pandangan yang sama.

"Kami memiliki banyak posisi dan nilai yang sama, seperti membela warga negara, hak-hak sosial, demokrasi langsung dan lingkungan," katanya dalam sebuah tweet.

"Ada antusiasme, kita akan segera bertemu di Roma," tambahnya.

Di Maio sebelumnya sempat menyatakan kekagumannya pada kelompok Rompi Kuning dan meminta mereka untuk tidak menyerah dalam "perjuangan" mereka.

Ini bukanlah pertama kalinya Di Maio memancing kemarahan Prancis, sebelumnya ia mengatakan Prancis sebagai biang keladi banjirnya imigran di Italia. Rekan Di Maio, Matteo Salvini, menambah panas situasi dengan mengatakan bahwa rakyat Prancis hidup di bawah kekuasaan seorang presiden yang mengerikan-merujuk pada kepemimpinan Emmanuel Macron.

Kelompok Rompi Kuning adalah kelompok di Prancis yang dianggap sebagai provokator dalam serangkaian aksi unjuk rasa di Paris yang berlangsung selama 4 minggu. Aksi unjuk rasa yang semula memprotes kenaikan harga BBM berubah menjadi aksi untuk menuntut Macron mundur dari kursi presiden. []

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.