Tips Atasi Lupa Jumlah Bilangan Rakaat Ketika Sholat

AKURAT.CO Sholat yang dilakukan tanpa ada rasa khusyuk, sering kali membuat kita lupa dan merasa ragu akan jumlah rakaat yang sedang dikerjakan. Ketika hal tersebut terjadi, terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan.
Baca Juga: Amalkan Ajaran Rasulullah SAW Tentang Urutan Zikir Setelah Salat Berikut Ini
1. Kekurangan jumlah rakaat
Ketika seseorang selesai dari sholatnya, kemudian baru menyadari bahwa terjadi kesalahan pada kurangnya jumlah rakaat dalam sholatnya, maka dia dapat melakukan tambahan rakaat sesuai jumlah yang dilewatkan. Sebagaimana dijelaskan dalam Imam Syafi'i dalam Al-Buwaiti:
“Jika lupa sebagian rakaat sholat dan baru ingat setelah salam, kita boleh menambahkan rakaat yang dilupakan secara langsung bila selang waktunya tidak terlalu lama. Apabila jeda keduanya terlalu lama, kita wajib mengulang shalat secara keseluruhan.”
“Ulama berbeda pendapat perihal seberapa lama selang waktunya. Menurut Abu Ishaq, jeda keduanya hanya kisaran durasi satu rakaat. Jika jedanya kurang dari durasi satu rakaat, dia boleh menambahkan bilangan rakaat yang terlupakan. Tetapi bila melebihi kadar satu rakaat sholat, maka Ia diwajibkan mengulang sholat.”
Berdasarkan penjelasan di atas, maka bila seseorang kekurangan rakaat dalam sholatnya maka Ia berkewajiban untuk menggantinya sesuai dengan penjelasan di atas. Setelah mengganti jumlah rakaat sholat, maka disambung dengan sujud sahwi.
Baca Juga: Salat Istisqo Di Jambi Langsung Diijabah, Jamaah Rela Hujan-hujanan Sambil Berdoa
2. Kelebihan jumlah rakaat
Ketika seseorang yang dalam sholatnya menyadari bahwa Ia mengerjakan rakaat yang berlebih, maka yang harus dilakukan yakni langsung duduk dan mengerjakan tahiyyat akhir. Hal ini dijelaskan oleh Imam Ibnu Utsaimin yang berkata:
وإن علم فيها ) أي : إنْ عَلِمَ بالزيادة في الرَّكعة التي زادها ).
قوله : ( جلس في الحال ) أي : في حال علمه ، ولا يتأخَّر ، حتى لو ذَكَرَ في أثناء الرُّكوع أن هذه الرَّكعة خ
Artinya: “(Dan jika Ia tahu): maksudnya jika ia mengetahui adanya tambahan pada rakaat sholat tersebut. Penulis mengatakan: (Ia duduk seketika itu pula): maksudnya Ia duduk di saat Ia mulai tau/menyadari adanya tambahan rakaat. Dan ia tidak menunda-nundanya meskipun Ia baru sadar ketika sampai pada rukuk. Pada rakaat kelima ini Ia duduk” (Syahrul Mumti’: 3/342).
Pada penjelasan tersebut maka seseorang yang mengerjakan kelebihan rakaat dalam salatnya dapat langsung duduk mengakhiri sholat (mengerjakan tahiyyat akhir) begitu Ia menyadari kesalahan tersebut, meskipun Ia sudah sampai pada rukuk di rakaat tambahan tersebut. Kemudian pada akhir sholatnya, disambung dengan sujud sahwi. (Yasmina Nuha)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Korlantas Polri Jemput Bola Pelayanan Pengurusan SIM hingga Desa, Sekolah, Kampus, dan Pesantren
- 8Inggris, Jerman, dan Swedia Peringatkan Warga Bersiap Hadapi Perang, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






