Akurat Logo

6 Adab Berdoa Agar Keinginan Terkabul

Eko Krisyanto | 12 September 2023, 17:27 WIB
6 Adab Berdoa Agar Keinginan Terkabul

AKURAT.CO Doa adalah jembatan antara manusia dan penciptanya sebagai bentuk kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya.

Berdoa menjadi aktivitas spiritual untuk mengungkapkan perasaan, kebutuhan dan harapan kita kepada Sang Pencipta.

Namun, untuk memastikan bahwa doa kita dikabulkan, penting untuk mengikuti adab-adab berdoa yang sesuai.

Baca Juga: Doa Memohon Rezeki Yang Baik Dan Berkah

Dalam berdoa, seseorang memohon kepada Tuhan, mengungkapkan rasa syukur dan mencari bimbingan atau perlindungan. Namun, untuk memastikan bahwa doa yang dipanjatkan terkabul, penting untuk mengikuti adab-adab berdoa yang sesuai.

Berikut adalah 6 adab berdoa yang dapat mendekatkan diri kepada Tuhan dan memastikan keinginan tersebut dapat terkabul.

1. Berdoa di waktu-waktu mulia

Salah satu adab utama dalam berdoa adalah melakukannya di waktu-waktu yang dianggap mulia dalam Islam. Contohnya adalah berdoa pada hari Arafah, bulan Ramadan, hari Jumat, saat sepertiga terakhir malam dan ketika sahur. Berdoa pada saat-saat ini dianggap lebih berpotensi untuk mendapatkan jawaban dari Allah SWT.

Baca Juga: Ini Bacaan Pembuka Segala Doa, Agar Apa Yang Kita Minta Diijabah

2. Berdoa di waktu terbaik

Waktu terbaik atau waktu yang sangat dianjurkan untuk berdoa kepada Allah SWT adalah waktu-waktu yang mustajab yang memiliki kemungkinan lebih besar agar doa kita dikabulkan, terutama bagi umat muslim.

Meskipun pada prinsipnya berdoa dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, namun umat muslim diimbau untuk memberikan perhatian khusus pada waktu-waktu yang dianggap istimewa ini dengan harapan bahwa doa yang mereka panjatkan akan mendapatkan perhatian khusus dari Allah SWT dan terkabul seperti saat sujud, saat turun hujan dan jeda antara azan dan iqamah.

3. Meyakini doa akan dijabah

Keyakinan adalah kunci dalam berdoa. Penting untuk meyakini dengan tulus bahwa doa kita akan dijawab oleh Allah SWT. Keyakinan yang kuat akan memperkuat doa kita dan membuatnya lebih efektif.

4. Memuji Allah SWT dan berselawat kepada Nabi

Sebelum mengungkapkan permintaan dalam doa disarankan untuk memulai dengan pujian kepada Allah SWT melalui bacaan kalimat zikir. Ini dilakukan sebagai tanda menyanjung-Nya sesuai dengan keagungan-Nya.

Nabi SAW pernah mendengar seseorang yang berdoa dalam salatnya tanpa memulai dengan pujian kepada Allah SWT dan tanpa menyampaikan salam kepada Nabi SAW. Maka, beliau mengatakan bahwa orang tersebut tergesa-gesa.

Nabi SAW bersabda, "Ketika kalian ingin berdoa, mulailah dengan memuji dan mengagungkan Allah, lalu sampaikan salam kepada Nabi, kemudian sampaikan doa dan permohonan kalian sesuai dengan keinginan." (HR Ahmad)

5. Menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan dan mengusah wajah sesudah berdoa

Imam Al Ghazali juga memberikan anjuran kepada umat Islam untuk berdoa dengan menghadap kiblat dan mengangkat tangan hingga ketiak terlihat, sesuai dengan apa yang dinyatakan dalam surah Al Baqarah 149-150.

وَمِنْ حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۗ وَاِنَّهٗ لَلْحَقُّ مِنْ رَّبِّكَ ۗ وَمَا اللّٰهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُوْنَ - ١٤٩

Artinya: Dan dari manapun engkau (Muhammad) keluar, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram, sesungguhnya itu benar-benar ketentuan dari Tuhanmu. Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.

6. Berdoa dengan penuh ketundukkan, kekhusyukan dan ketakutan kepada Allah SWT

Berdoa dengan penuh kekhusyukan, rasa tunduk dan ketakutan kepada Allah SWT adalah praktik penting lainnya. Ketika merasa khusyuk dalam berdoa maka akan dengan memaknai doa-doa yang dipanjatkan.

Berdoa adalah salah satu cara utama manusia untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Dengan mengikuti adab-adab berdoa ini, seseorang dapat memastikan bahwa doanya lebih mungkin untuk dikabulkan.

Namun, selalu ingatlah bahwa Tuhan tahu apa yang terbaik untuk setiap individu dan kadang-kadang jawaban-Nya mungkin berbeda dari yang diharapkan. Tetapi dengan keyakinan dan kepatuhan, seseorang dapat menjalani kehidupan yang lebih bermakna dan penuh berkat. Semoga bermanfaat. (Dani Zahra Anjaswari)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK