Akurat

Doa dalam Al-Qur’an yang Ampuh untuk Mengusir Jin

Fajar Rizky Ramadhan | 23 Agustus 2025, 06:21 WIB
Doa dalam Al-Qur’an yang Ampuh untuk Mengusir Jin

AKURAT.CO Dalam Islam, keberadaan jin merupakan realitas gaib yang diakui dalam Al-Qur’an maupun hadis Nabi. Jin adalah makhluk ciptaan Allah dari api yang memiliki kesadaran, kehendak, dan tanggung jawab moral sebagaimana manusia. Ada di antara mereka yang beriman dan ada pula yang kafir.

Namun, tidak sedikit manusia merasa terganggu dengan kehadiran jin yang nakal atau jahat, yang biasa disebut jin kafir, jin fasik, atau bahkan jin ifrit. Gangguan jin dapat berupa rasa waswas, ketakutan berlebihan, mimpi buruk, hingga gangguan fisik dan psikis.

Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia telah menyediakan doa dan bacaan tertentu yang diyakini ampuh untuk melindungi diri dari gangguan jin.

Perlindungan ini bukan semata-mata pada lafaz bacaan, tetapi terutama pada keyakinan tauhid bahwa hanya Allah-lah yang Maha Kuasa melindungi hamba-Nya.

Dengan demikian, doa dari Al-Qur’an berfungsi sebagai benteng ruhani yang melindungi manusia dari segala keburukan, termasuk gangguan jin.

Salah satu bacaan yang paling populer adalah Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas. Kedua surah ini dikenal dengan sebutan al-Mu‘awwidzatain, yakni surah perlindungan.

Rasulullah saw. dalam hadis riwayat Ahmad dan Tirmidzi menganjurkan umatnya untuk membaca kedua surah ini sebagai perlindungan dari sihir, kejahatan manusia, maupun gangguan jin.

Surah Al-Falaq (QS. 113: 1-5):

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ
وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

Artinya: “Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang meniup pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki.’”

Baca Juga: Tata Cara Kirim Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal

Surah An-Nas (QS. 114: 1-6):

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
مَلِكِ النَّاسِ
إِلَهِ النَّاسِ
مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ
مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Artinya: “Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Raja manusia, Sembahan manusia, dari kejahatan bisikan setan yang bersembunyi, yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia, dari golongan jin dan manusia.’”

Kedua surah ini menjadi senjata spiritual untuk mengusir jin karena mengajarkan umat Islam agar hanya bergantung kepada Allah, bukan pada kekuatan gaib lain. Jin yang mengganggu pada hakikatnya tidak akan mampu mencelakai manusia bila manusia senantiasa berlindung kepada Allah dengan penuh keyakinan.

Selain al-Mu‘awwidzatain, ayat kursi (QS. Al-Baqarah: 255) juga disebut sebagai doa perlindungan yang sangat kuat. Rasulullah saw. bersabda dalam riwayat Bukhari, bahwa siapa yang membaca ayat kursi pada malam hari sebelum tidur, maka Allah akan menjaganya dari setan hingga pagi.

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

Baca Juga: 5 Doa Ampuh agar Selamat dari Gempa Bumi

Ayat kursi ini disebut sebagai penjaga karena menegaskan kekuasaan Allah yang mutlak, yang tidak dapat ditembus oleh jin ataupun setan. Membacanya secara rutin, terutama setelah salat fardhu, dipercaya menjadi benteng pertahanan ruhani dari segala bentuk gangguan gaib.

Selain itu, Surah Al-Baqarah secara keseluruhan juga dikenal sebagai pengusir jin. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surah Al-Baqarah di dalamnya.” Oleh sebab itu, memperbanyak bacaan Al-Baqarah, terutama ayat-ayat awal dan terakhir, dapat menjadi upaya perlindungan dari gangguan jin.

Ayat terakhir Surah Al-Baqarah (QS. 2: 285-286) juga sering dijadikan doa perlindungan:

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ ۚ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا ۚ أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Artinya: “Rasul telah beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. Mereka berkata: ‘Kami tidak membeda-bedakan antara seorang pun dari rasul-rasul-Nya.’ Mereka berkata: ‘Kami dengar dan kami taat.’ Ampunilah kami, ya Tuhan kami, dan kepada Engkaulah tempat kembali. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala dari (kebajikan) yang dikerjakannya, dan ia mendapat siksa dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa): ‘Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau pikulkan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami menghadapi kaum yang kafir.’”

Dari seluruh bacaan Al-Qur’an ini, tampak jelas bahwa perlindungan dari jin bukanlah dengan kekuatan sihir atau perantara selain Allah, melainkan dengan doa dan ayat-ayat-Nya.

Intinya, doa-doa yang ampuh untuk mengusir jin adalah bacaan yang mengokohkan tauhid, menegaskan perlindungan Allah, serta menanamkan keyakinan bahwa tiada daya dan upaya melainkan dengan izin Allah.

Dengan demikian, ketika seorang Muslim merasa diganggu oleh jin, langkah pertama adalah memperbanyak doa dari Al-Qur’an, menjaga wudhu, memperbanyak zikir, dan menjauhkan rumah dari hal-hal maksiat.

Sebab, jin jahat senang mendekat pada tempat yang kotor, lalai dari zikir, dan jauh dari Al-Qur’an. Sebaliknya, rumah yang dipenuhi bacaan Al-Qur’an, zikir, dan doa akan menjadi cahaya yang membuat jin lari dan tidak mampu mengganggu lagi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.