Akurat

Doa Menyambut Bulan Ramadhan, Dibaca Supaya Ramadhan Tahun Ini Penuh dengan Keberkahan

Fajar Rizky Ramadhan | 27 Februari 2024, 06:11 WIB
Doa Menyambut Bulan Ramadhan, Dibaca Supaya Ramadhan Tahun Ini Penuh dengan Keberkahan

AKURAT.CO Membaca doa menyambut bulan Ramadhan penting dilakukan oleh setiap orang Islam. Agar Ramadhannya dipenuhi dengan keberkahan.

Bagi seorang muslim, baik laki-laki maupun perempuan membaca doa menyambut bulan Ramadhan dapat dilakukan setiap setelah shalat lima waktu.

Berikut doa menyambut bulan Ramadhan yang bisa Anda amalkan;

Baca Juga: 5 Doa yang Dianjurkan pada Malam Nisfu Sya'ban

Doa Pertama

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلامَةِ وَالإِسْلامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ هِلَالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ

Allahumma ahillahu 'alaina bil yumni wal imani was salamati wal islam. Rabbi wa rabbukallah. Hilalu rusydin wa khairin

Artinya: "Ya Allah, perlihatkanlah hilal itu kepada kami dengan keamanan dan keimanan, keselamatan dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah, hilal petunjuk dan kebaikan." (Dinukil dari Kitab Riyadhus Shalihin).

Doa Kedua

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allahumma baarik lanaa fii Rajab wa Sya'ban wa ballighnaa Ramadhan

Artinya: "Ya Allah berilah keberkahan pada kami di bulan Rajab, bulan Syaban dan sampaikanlah kami di bulan Ramadhan." (HR Ahmad)

Dikutip dari buku Kumpulan Tanya Jawab Islam oleh Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah, doa menyambut bulan Ramadhan tersebut sudah bisa dipanjatkan sejak bulan Rajab.

Baca Juga: Bacaan Niat, Doa, serta Tata Cara Pelaksanaan Shalat Nisfu Syaban

Doa Ketiga

Selanjutnya, adalah doa menyambut bulan Ramadhan yang merupakan permohonan Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, yaitu:

هِلالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ )مرتين(، آمَنْتُ بِالَّذِي خَلَقَكَ )ثَلاث مرات(، الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي ذَهَبَ بِشَهْرِ كَذَا ، وَجَاءَ بِشَهْرِ كَذَا

Hilālu rusydin wa khairin (2 kali), āmantu bil ladzī khalaqaka, (3 kali), alhamdulillāhil ladzī dzahaba bi syahri kadzā, wa jā'a bi syahri kadzā.

Artinya: "Bulan petunjuk dan kebaikan (2 kali). Aku beriman kepada Tuhan yang menciptakanmu (3 kali). Segala puji bagi Allah yang menghilangkan bulan itu, dan mendatangkan bulan ini," (HR Abu Dawud).

Doa Keempat

Selanjutnya, doa ini dibaca Rasulullah SAW ketika melihat hilal atau masuknya bulan Ramadhan. Adapun doa ini dikutip oleh Syekh Ibnu Hajar al-Haitami Ithafu Ahlil Islam bi Khushushiyyatish Shiyam (109). Berikut bacaannya:

اللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ العَظِيْمِ، اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الشَّهْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ الْقَدَرِ، وَمِنْ شَرِّ الْمحَشْرِ

Allāhu akbaru, lā haula wa lā quwwata illā billāhil 'aliyyil 'azhīmi. Allāhumma innī as'aluka khaira hādzas syahri, wa a'ūdzu bika min syarril qadari, wa min syarril mahsyari.

Artinya: "Allah maha besar. Tiada daya dan upaya kecuali berkat pertolongan Allah yang maha agung. Aku memohon kepada-Mu kebaikan bulan ini (Ramadhan). Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan takdir dan keburukan mahsyar."

Wallahu A'lam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.