AKURAT.CO Salat merupakan fondasi utama bagi setiap muslim. Namun, bagi seseorang dalam kondisi sakit yang membatasi fisiknya untuk melaksanakan ibadah ini bisa menjadi sebuah tantangan.
Walaupun begitu, Islam memberikan keringanan bagi orang sakit untuk melaksanakan salat sesuai dengan kemampuannya.
Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam surah At-Thagabun ayat 16 yang menjelaskan bahwa Islam merancang dengan mempertimbangkan kemudahan bagi umatnya.
Segala perintah dalam agama ini disesuaikan dengan kapasitas dan kemampuan setiap individu yang mengamalkannya.
فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ
Artinya, "Maka bertakwalah kamu kepada Allah semaksimal kemampuanmu."
Lantas, bagaimana tata cara salat bagi orang yang sedang sakit? Simak penjelasannya.
Dikutip dari buku Panduan Lengkap Belajar Shalat untuk Anak karya Nurul Ihsan, orang yang sakit tetapi masih memiliki kesadaran dan akal pikirannya masih sempurna tetap memiliki kewajiban untuk menjalankan salat.
Jika tidak mampu melaksanakan salat dalam posisi berdiri, diperbolehkan untuk melakukannya dengan posisi duduk.
Jika juga tidak mampu dalam posisi duduk, diperbolehkan melaksanakannya dalam posisi terlentang atau berbaring dengan tubuh sebelah kanan. Atau jika tidak bisa maka dengan cara yang paling mudah baginya.
Baca Juga: Bolehkah Menambahkan Doa Sendiri pada Sujud Terakhir dalam Salat? Berikut Penjelasannya
Tata Cara Salat Orang Sakit
-
Bila tidak mampu dengan berdiri maka boleh dikerjakan dengan duduk
-
Adapun cara rukuknya cukup dengan membungkukkan punggung sedikit.
-
Sedangkan sujudnya seperti sujud biasa yakni sujudnya orang yang tidak sakit
-
Tetapi bila tidak mampu dengan duduk maka boleh dengan berbaring
-
Bila rukuk cukup dengan menundukkan kepala sedikit dan bila sujud agak lebih. Namun bila tidak mampu dengan berbaring maka boleh dengan terlentang. Sementara rukuk dan sujudnya cukup dengan isyarat.
Baca Juga: Doa Mustajab Jumat Sore Yang Bisa Diamalkan Setelah Salat Ashar, Lengkap Dengan Keutamaannya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Ijazah Gibran Dipersoalkan, Politisi PSI Singgung Riwayat Pendidikan BJ Habibie
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









