Doa Setelah Mandi Junub Bagi Laki-laki dan Perempuan, Agar Jiwa dan Raga Selalu Suci

AKURAT.CO Mandi junub adalah mandi yang wajib dilakukan bagi orang yang memiliki hadats besar, baik itu setelah berhubungan suami istri, mimpi keluar air mani, haid, nifas, dan lainnya. Setelah mandi wajib disunahkan membaca doa setelah mandi junub.
Membaca doa setelah mandi junub penting agar jiwa dan raga seseorang selalu disucikan oleh Allah SWT. Sebab, Allah-lah yang Maha Suci dari segala hal.
Bacaan doa setelah mandi junub juga tidak terlalu panjang. Sehingga layak dibaca oleh siapapun.
Baca Juga: Peringati Hari Amal Bakti ke-78, Kemenag Salurkan Bantuan Rp44,8 M
Soal kewajiban mandi junub ini Allah berfirman dalam surah Al Maidah ayat 6,
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغْسِلُوا۟ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى ٱلْمَرَافِقِ وَٱمْسَحُوا۟ بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى ٱلْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِن كُنتُمْ جُنُبًا فَٱطَّهَّرُوا۟
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah."
Adapun doa setelah mandi junub baik bagi laki-laki ataupun perempuan adalah sebagai berikut:
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Baca Juga: Anjuran Tidur dalam Keadaan Suci, Disebut sebagai Amalan Ringan Namun Berpahala Besar
Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku pula termasuk orang-orang yang selalu mensucikan diri."
Wallahu A'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










