Akurat

Antara Al-Quran dan Musik, Mana yang Dapat Mendatangkan Ketenangan Hati?

Fahri Hilmi | 13 Desember 2023, 16:34 WIB
Antara Al-Quran dan Musik, Mana yang Dapat Mendatangkan Ketenangan Hati?

AKURAT.CO Mengembalikan ketenangan jiwa dan hati menjadi salah satu kebutuhan bagi umat manusia. Dalam hal ini, aktivitas seperti apa yang harus dilakukan untuk menghadirkan ketenangan? Apakah dengan membaca Al-Quran ataukah dengan mendengarkan musik?

Di sisi lain, mendengarkan musik kerap dilakukan sebagai salah satu cara untuk mendatangkan ketenangan hati dan jiwa berdasarkan lantunan nada dan irama musik yang merdu dan indah. Meski begitu, sebagian ulama telah menetapkan hukum haram untuk mendengarkan musik.

Baca Juga: Lirik dan Terjemahan Lagu Jingle Bells, Musik Natal Terbaik yang Selalu Diputar Ulang Tiap Tahunnya

Dilansir dari berbagai sumber, keharaman mendengarkan musik berasal dari makna dalam suatu lagu yang kerap disampaikan menggunakan kata-kata yang kotor, tercela, ataupun mengandung unsur negatif dari perilaku dosa hingga maksiat. 

Sementara itu, hati manusia pada dasarnya diciptakan untuk menangkap dan memahami makna dari berbagai indra manusia, termasuk di dalamnya indra pendengaran beserta apa-apa yang didengarnya.

Berdasarkan hal ini, maka membaca dan mendengarkan ayat-ayat Al-Quran dapat memberikan ketenangan bagi hati manusia secara lebih baik, dimana isi setiap ayat Al-Quran dipenuhi dengan hikmah pembelajaran, teladan, nasihat, serta kebaikan lainnya.

Terlebih ketika ayat-ayat yang didengar dan dibacakan sesuai dengan kaidah tajwid dan tartil, pelafalan yang sempurna, serta irama yang lembut dan menyejukkan.

Baca Juga: Laksanakan Pesan Prabowo dan Gibran, Prabu Gelar Konser Musik di Lampung, Ada Dewa 19!

Hal ini pun turut dijelaskan Allah SWT dalam berbagai firman-Nya, bahwa aktivitas  mengingat Allah SWT, baik dengan membaca Al-Quran, berzikir, hingga berdoa, dapat memberikan ketenangan bagi hati manusia. Salah satunya tertera dalam surat Ar-Ra'd ayat 28, berikut;

 الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ

Alladziina âmanû wa tathma'innu qulûbuhum bidzikrillâh, alâ bidzikrillâhi tathma'innul-qulûb

Artinya: “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tentram.” (QS. Ar-Ra’d: 28).

Berdasarkan penjelasan tersebut, mendengarkan ayat-ayat Al-Quran lebih bermanfaat dan dapat mendatangkan ketenangan hati bagi pendengarnya. Selain itu, bacaan Al-Quran juga dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berbuah pahala meski hanya mendengarkannya saja. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

F
Reporter
Fahri Hilmi
R