Akurat

Doa Buka Puasa Nisfu Sya’ban dalam Bahasa Arab dan Artinya

Fajar Rizky Ramadhan | 2 Februari 2026, 14:52 WIB
Doa Buka Puasa Nisfu Sya’ban dalam Bahasa Arab dan Artinya

AKURAT.CO Puasa Nisfu Sya’ban merupakan salah satu amalan sunnah yang banyak dilakukan umat Islam sebagai bentuk persiapan spiritual menjelang bulan Ramadhan. Puasa ini biasanya dilaksanakan pada siang hari tanggal 15 Sya’ban, sebagai kelanjutan dari anjuran Rasulullah SAW untuk memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban.

Sebagaimana ibadah puasa lainnya, momen berbuka puasa Nisfu Sya’ban memiliki nilai spiritual yang tinggi. Islam mengajarkan agar seorang muslim mengiringi buka puasa dengan doa, karena doa orang yang berpuasa termasuk doa yang mustajab.

Keutamaan Doa Saat Berbuka Puasa

Doa saat berbuka puasa memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam. Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ دَعْوَةً لَا تُرَدُّ

Artinya: “Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa, pada saat berbukanya terdapat doa yang tidak akan ditolak.”
(HR. Ibnu Majah)

Hadis ini menunjukkan bahwa waktu berbuka puasa, termasuk puasa Nisfu Sya’ban, merupakan waktu yang sangat tepat untuk memohon ampunan, rahmat, dan kebaikan hidup kepada Allah SWT.

Doa Buka Puasa Nisfu Sya’ban dalam Bahasa Arab

Tidak ada doa khusus yang ditetapkan secara spesifik untuk buka puasa Nisfu Sya’ban. Doa yang dibaca sama dengan doa buka puasa sunnah atau wajib pada umumnya. Salah satu doa yang paling masyhur dan sering dibaca adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”

Selain itu, terdapat pula doa berbuka puasa yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Artinya: “Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah.”
(HR. Abu Dawud)

Baca Juga: Apa Itu Nisfu Syaban? Ini Makna, Keutamaan, dan Amalan yang Dianjurkan

Kedua doa ini sah dibaca saat berbuka puasa Nisfu Sya’ban, baik dibaca sendiri maupun bersama keluarga.

Makna Doa Buka Puasa Nisfu Sya’ban

Doa buka puasa bukan sekadar rangkaian lafaz, tetapi pengakuan spiritual seorang hamba. Kalimat “untuk-Mu aku berpuasa” menegaskan keikhlasan niat. Sementara ungkapan “dengan rezeki-Mu aku berbuka” mencerminkan kesadaran bahwa segala kenikmatan, sekecil apa pun, bersumber dari Allah SWT.

Dalam konteks Nisfu Sya’ban, doa ini juga menjadi simbol harapan agar puasa dan ibadah yang dilakukan menjadi bagian dari upaya meraih ampunan Allah, sebagaimana keutamaan malam dan hari pertengahan bulan Sya’ban.

Penutup

Doa buka puasa Nisfu Sya’ban dibaca dengan bacaan doa buka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW, tanpa tambahan ritual khusus yang mengikat. Keutamaannya terletak pada waktu berbuka yang mustajab dan pada kondisi spiritual orang yang sedang menyempurnakan ibadah puasanya.

Dengan membaca doa berbuka puasa dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, puasa Nisfu Sya’ban tidak hanya menjadi amalan sunnah, tetapi juga sarana memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan mempersiapkan diri secara ruhani menyambut bulan Ramadhan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.