Akurat Logo

Jangan Sakit Hati, Simak Doa Berlindung Dari Fitnah!

User Migras | 12 November 2023, 13:28 WIB
Jangan Sakit Hati, Simak Doa Berlindung Dari Fitnah!

AKURAT.CO Fitnah berasal dari istilah bahasa Arab yang menunjukkan tuduhan palsu. Fitnah juga merupakan maksud untuk menjelekkan reputasi orang lain tanpa bukti atau tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.

Dalam Islam, dijelaskan bahwa fitnah adalah perbuatan yang serius, dan Allah SWT sudah menekankan pentingnya keadilan dan kebenaran. 

Tidak ada orang yang ingin difitnah, dan ketika difitnah seseorang itu tentu bisa memanjatkan doa untuk memohon perlindungan dari Allah atas fitnah-fitnah yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak suka atau iri terhadapnya.

Baca Juga: Survei Membuktikan! Mayoritas Masyarakat Mencintai Prabowo-Gibran, Mustahil Dikalahkan Dengan Fitnah, Ejekan, Ataupun Drama Politik

Adapun doa untuk memohon perlindungan dari fitnah adalah sebagai berikut ini, sebagaimana telah dikutip dari berbagai sumber pada Rabu (1/11/2023):

Doa memohon perlindungan kepada Allah dari fitnah

فَقَالُوا۟ عَلَى ٱللَّهِ تَوَكَّلْنَا رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةًۭ لِّلْقَوْمِ ٱلظَّـٰلِمِينَ ٨٥

Artinya: “...Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi kaum yang zalim.” (QS. Yunus ayat 85)

Doa yang termaktub dalam surah Yunus ayat 85 di atas bisa dipanjatkan agar terhindar dari fitnah orang-orang yang zalim. 

Doa terhindar dari fitnah tersebut bisa dibaca setelah sholat, serta bisa dijadikan zikir dan juga bisa dibaca saat bertemu dengan seseorang yang tidak menyukai atau iri terhadap orang lain.

Fitnah merupakan perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT. Hal ini sudah dijelaskan oleh Allah SWT melalui Al-Qur’an dan juga hadis berikut ini.

“...Sedangkan fitnah lebih kejam dari pembunuhan...” (potongan surah Al-Baqarah ayat 217).

Selain potongan ayat di atas ini, fitnah juga dijelaskan melalu surah Al-Baqarah ayat 191, 193, dan masih banyak lagi surah-surah lain dalam Al-Qur’an yang menjelaskan tentang larangan fitnah.

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱجْتَنِبُوا۟ كَثِيرًۭا مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ ٱلظَّنِّ إِثْمٌۭ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا۟ وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًۭا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌۭ رَّحِيمٌۭ ١٢

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain.

Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentunya kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujurat ayat 12).

Baca Juga: Serangan Fitnah, Vitamin Untuk Prabowo-Gibran

Sedangkan hadis yang menjelaskan tentang larangan memfitnah ialah Abu Daud yakni;

 “Barang siapa memfitnah saudaranya (dengan tujuan mencela dan menjatuhkan kehormatannya) maka Allah akan menahannya di jembatan jahanam sampai ia bersih dari dosanya (dengan siksaan itu).” (HR. Abu Daud dan dihasankan oleh Albani).

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa fitnah merupakan perbuatan yang tidak disukai oleh Allah SWT.

Bahkan fitnah itu diibaratkan dengan suatu hal yang lebih kejam dari pembunuhan. 

Oleh sebab itu, ketika merasa difitnah atau ingin terhindar dari fitnah, maka bacalah doa di atas agar selalu dilindungi oleh Allah dari fitnah orang-orang yang zalim.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

U
Reporter
User Migras
R