Akurat Logo

Olahraga Jadi Jalan Damai Pemuda Kampung Melayu

Okto Rizki Alpino | 6 November 2026, 22:05 WIB
Olahraga Jadi Jalan Damai Pemuda Kampung Melayu
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, di Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (6/11/2026). - Akurat.co/Okto Rizki Alpino

AKURAT.CO Pemanfaatan kolong Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, sebagai sarana olahraga mulai menunjukkan dampak terhadap perilaku pemuda setempat. Jumlah tawuran yang sebelumnya mencapai 132 kali dalam setahun, kini turun menjadi 20 kali hingga akhir Oktober 2026.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan penurunan tersebut berdasarkan laporan Wali Kota Jakarta Timur Munjirin. Keberadaan ring tinju dan fasilitas olahraga dinilai menjadi salah satu faktor yang mengalihkan aktivitas pemuda dari tawuran ke kegiatan positif.

"Secara khusus dampak yang dihasilkan dengan tempat-tempat seperti ini seperti yang dilaporkan dulu di tahun 2025, tawuran di tempat ini lebih dari 130 kali dalam satu tahun," kata Pramono, saat meresmikan ring tinju dan Posko Jaga Jakarta di kolong Flyover Kampung Melayu, Jumat (6/11/2026).

Baca Juga: Bukan Cuma di Layar Kaca! Nailoong hingga Bluey Menyapa Balita Jakarta di TodeCella 2026

Menurut dia, fasilitas olahraga tidak sekadar menjadi tempat menyalurkan energi anak muda, tetapi juga membuka ruang interaksi antarkelompok yang sebelumnya kerap terlibat bentrokan.

Para pemuda kini berlatih tinju dan bermain sepak bola bersama. Aktivitas tersebut membuat mereka saling mengenal, sehingga hubungan yang sebelumnya diwarnai permusuhan berubah menjadi pertemanan.

Baca Juga: Jokowi Bakal Bersaksi soal Ijazah, Pendukung dan Penentangnya Padati PN Jakarta Timur

"Para pemuda di sini mereka sekarang energinya dialokasikan dengan berlatih tinju, main bola bersama. Akhirnya mereka kenal satu sama lain, yang dulu menjadi lawan tawuran sekarang menjadi temannya," ujarnya.

Pramono berharap, pemanfaatan ruang di bawah jalan layang sebagai fasilitas olahraga dapat diterapkan di wilayah lain di Jakarta. Ruang publik semacam itu bisa menjadi alternatif kegiatan bagi anak muda sekaligus menekan potensi konflik antarkelompok.

"Carilah flyover yang seperti ini kemudian dijadikan tempat untuk skateboard, sarana tinju, tempat untuk bermain bola, agar energi anak-anak di Jakarta bisa tersalurkan dengan baik," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.