Tasikmalaya International Job Fair 2026: KP2MI Hadirkan 7.222 Lowongan Kerja, Ada Peluang ke Jepang hingga Jerman

AKURAT.CO Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menghadirkan ribuan peluang kerja luar negeri melalui Tasikmalaya International Job Fair 2026.
Kegiatan yang digelar di Plaza Asia, Kota Tasikmalaya, Jumat (30/10/2026), menyediakan total 7.222 lowongan kerja melalui perusahaan dalam dan luar negeri.
Dalam kegiatan tersebut, KP2MI melibatkan 10 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang berpartisipasi secara langsung maupun daring.
Lowongan yang ditawarkan mencakup sejumlah negara tujuan, antara lain Korea Selatan, Jepang, Jerman, Singapura, Taiwan, dan Kuwait, serta negara lain di Asia, Eropa, dan Afrika.
Staf Khusus Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Bintang Wahyu Saputra, mengatakan, Tasikmalaya International Job Fair 2026 menjadi bursa kerja pertama yang diselenggarakan dengan format hibrida atau menggabungkan layanan luring dan daring.
"Tasikmalaya International Job Fair 2026 menjadi Job Fair pertama yang dilakukan secara Hybrid. Hal ini menjadi langkah awal dari transformasi analog ke digital yang dilakukan," ujar Bintang dalam sambutannya.
Menurutnya, penyelenggaraan bursa kerja tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap informasi peluang kerja, baik di dalam maupun luar negeri.
Dia menilai kesempatan kerja menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, job fair berperan mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan sesuai kompetensi dan kualifikasi yang dibutuhkan.
"Kesempatan kerja ini tidak hanya menyasar pekerjaan di dalam negeri saja, tapi juga tersedia peluang kerja internasional. Ini menjadi kesempatan yang patut dimanfaatkan sebaik-baiknya. Para pencari kerja dapat memperoleh informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja, persyaratan jabatan, serta peluang untuk mengembangkan karier," imbuhnya.
Bintang juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk menyiapkan 500.000 tenaga kerja melalui program SMK Go Global.
Program tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor, antara lain manufaktur, perhotelan (hospitality), dan kesehatan.
Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan perekonomian Kota Tasikmalaya terus menunjukkan perkembangan sebagai salah satu penggerak ekonomi di wilayah Priangan Timur.
Ia juga menyebut angka kemiskinan di wilayahnya berhasil ditekan hingga satu digit.
"Kemiskinan dapat kita turunkan dan alhamdulillah kemiskinan di Tasikmalaya sudah satu digit. Tahun 2025-2026, 1,5% kita berhasil turunkan. Berarti sekitar 10.000 orang kami berhasil tuntaskan kemiskinannya," tutur Viman.
Baca Juga: Prabowo Gandeng Dunia Usaha Siapkan Pemimpin Masa Depan, 300 Anak Muda Ikut Program Ini
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 2Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 3Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 7Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 8Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia









