Akurat Logo

Banjir Padang Bikin Ratusan Warga Mengungsi, Ini Kondisi Terbarunya

Moehamad Dheny Permana | 11 Oktober 2026, 14:14 WIB
Banjir Padang Bikin Ratusan Warga Mengungsi, Ini Kondisi Terbarunya
Banjir bandang di Padang, Sumatera Barat.

AKURAT.CO Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, memaksa ratusan warga meninggalkan tempat tinggal mereka.

Pemerintah bersama tim gabungan kini melakukan evakuasi, membuka posko pengungsian, hingga menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Banjir dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu (10/10/2026).

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sumatera Barat pada Minggu (11/10/2026) pukul 03.34 WIB, banjir masih menggenangi sejumlah permukiman.

Data sementara mencatat sekitar 225 kepala keluarga atau 498 jiwa terdampak. Sementara itu, sebanyak 672 jiwa dilaporkan mengungsi di Kecamatan Kuranji.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan data tersebut masih terus diperbarui oleh petugas di lapangan.

"Angka tersebut masih dalam proses pendataan dan pemutakhiran oleh petugas," kata Berton dalam keterangannya, Minggu (11/10/2026).

Banjir melanda tiga kecamatan, yakni Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo.

Wilayah terdampak mencakup enam kelurahan, yaitu Kuranji, Koto Panjang Ikua Koto, Batipuh Panjang, Lubuk Minturun, Tabiang Banda Gadang, dan Gurun Laweh.

Tim SAR gabungan telah mengevakuasi 238 warga dari sejumlah kawasan terdampak. Proses penyelamatan dan kaji cepat dilakukan BPBD Kota Padang bersama BNPB, TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat.

BNPB melaporkan pengungsi tersebar di tiga lokasi. Sebanyak 367 jiwa berada di tenda pengungsian Lapau Munggu dan rumah warga, 250 jiwa menempati Mushalla Ar Ridwan Kampung Tangah, sedangkan 55 jiwa lainnya berada di Warung Jembatan Guo.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, pemerintah telah menyalurkan 500 bungkus nasi. BPBD Kota Padang juga mendistribusikan 100 selimut bagi warga yang berada di pengungsian.

Sementara itu, Dinas Sosial Kota Padang menyalurkan 23 dus mi instan, 30 paket makanan anak, 30 paket perlengkapan keluarga (family kit), 16 paket pakaian anak, serta 30 kasur.

"Bantuan tersebut disalurkan ke wilayah Koto Tangah dan Kuranji sesuai dengan kebutuhan dan tujuan distribusi masing-masing instansi," ujar Berton.

Baca Juga: Pameran Popularia di Pantjoran PIK Ungkap Jejak Tionghoa dalam Sejarah Musik Indonesia

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.