Akurat

Pemprov DKI Salurkan Satu Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir Jakarta

Citra Puspitaningrum | 7 Maret 2025, 04:35 WIB
Pemprov DKI Salurkan Satu Ton Beras untuk Warga Terdampak Banjir Jakarta

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melalui PT Food Station Tjipinang Jaya, menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak banjir di Jakarta dengan menyalurkan bantuan berupa satu ton beras.

Bantuan ini disalurkan ke dua lokasi pengungsian, yakni GOR Otista dan Pasar Kenari, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanganan bencana yang dilakukan oleh Pemprov Jakarta.

Perwakilan PT Food Station, Gunarso, mengungkapkan perusahaan siap memenuhi kebutuhan pangan sesuai permintaan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam penanganan bencana.

Baca Juga: Pemerintah Mulai Rehabilitasi Wilayah Terdampak Banjir Bekasi

"Prinsipnya, kami dari Food Station akan menyiapkan bahan sesuai dengan kebutuhan bantuan bagi warga terdampak. Hingga saat ini, sebanyak satu ton beras sudah didistribusikan ke dua titik," ujarnya, Kamis (6/3/2025).

"Tentu kami berharap banjir tidak terjadi lagi. Namun, jika dibutuhkan, kami siap membantu, khususnya dalam penyediaan beras," tambah Gunarso.

Selain beras, PT Food Station juga siap menyediakan kebutuhan pangan lain seperti gula dan air minum mineral yang seringkali sulit diakses oleh warga terdampak. Bantuan akan dikemas dalam bentuk paket sesuai dengan kebutuhan yang diminta oleh OPD terkait.

"Food Station fleksibel dalam menyesuaikan bantuan, biasanya berupa paket berisi beras, gula, minyak, atau kebutuhan lainnya. Kami berkomitmen untuk terus mendukung program bantuan pangan bagi warga terdampak bencana," pungkasnya.

Sebagai tambahan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan tinggi akan berlangsung hingga 20 Maret 2025. Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan berbagai langkah antisipasi agar dampak banjir dapat diminimalisir.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.