Akurat Logo

16 Gedung Sekolah di Jakarta Selesai Direnovasi, Telan Anggaran Rp876,7 Miliar

Okto Rizki Alpino | 10 Oktober 2026, 16:03 WIB
16 Gedung Sekolah di Jakarta Selesai Direnovasi, Telan Anggaran Rp876,7 Miliar
Gubernur Jakarta, Pramono Anung.

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta merampungkan renovasi 16 dari 19 gedung sekolah yang menjadi target pada tahun anggaran 2025. Renovasi dan revitalisasi tersebut menelan anggaran Rp876,7 miliar, dan tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta.

"Alhamdulillah, dari 19 gedung sekolah yang kami targetkan untuk direnovasi pada tahun anggaran 2025, sebanyak 16 gedung telah selesai 100 persen. Sementara itu, tiga gedung lainnya masih dalam proses perampungan," kata Gubernur Jakarta, Pramono Anung, di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Program renovasi tersebut mencakup sejumlah jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Baca Juga: 8 Resep Makanan Sehat Tanpa Minyak untuk Bekal Anak ke Sekolah: Mudah, Lezat, dan Bergizi

Di Jakarta Barat, renovasi dilakukan di SDN Tegal Alur 02/04, SMAN 33 Jakarta, SDN Jati Pulo 07, SMPN 130 Jakarta, SDN Kota Bambu 01/02, dan TKN Meruya Selatan. Pemprov DKI juga mengalihfungsikan SDN Jati Pulo 08 Pagi menjadi unit sekolah baru SMPN 298.

Di Jakarta Timur, proyek renovasi meliputi SDN Pondok Bambu 01, SDN Cakung Timur 02, SMPN 91, serta SDN Pekayon 05/12. Di Jakarta Utara, renovasi dilakukan di SMKN 55 Jakarta. Di Jakarta Pusat, program tersebut mencakup SDN Petojo Utara 01.

Di Jakarta Selatan, renovasi mencakup SDN Cilandak Barat 08, SDN Cipulir 11, SDN Gandaria Selatan 03, SDN Lebak Bulus 04, SDN Tebet Timur 07, dan SMPN 15 Jakarta. Pembangunan unit sekolah baru SMPN 299 juga masuk dalam program tersebut.

Baca Juga: Kemensos Gunakan Riset dan Inovasi BRIN untuk Perkuat Program Sekolah Rakyat

Pramono mengatakan, renovasi dan revitalisasi sekolah bertujuan menyediakan fasilitas pendidikan yang layak serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan modern.

Peningkatan infrastruktur sekolah menjadi salah satu upaya untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar dan meningkatkan kualitas pendidikan.

"Tujuannya satu, memastikan setiap anak memiliki lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan modern, sehingga mereka bisa fokus mengukir prestasi terbaik," tuturnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.