Gandeng Korsel, Rano Karno Dorong Budaya dan Perfilman Jadi Kekuatan Jakarta Menuju Kota Global

AKURAT.CO Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mendorong pengembangan budaya dan industri kreatif sebagai bagian dari strategi Jakarta menuju kota global. Melalui pengembangan budaya, Jakarta dapat menjadi kekuatan ekonomi sekaligus instrumen diplomasi untuk memperluas kerja sama internasional.
Saat menghadiri Festival Indonesia 2026 di Yeouido Hangang Park, Seoul, Korea Selatan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kota Seoul di bidang kebudayaan, ekonomi kreatif, perfilman, serta pengembangan kota.
"Kita melihat bagaimana Korea Selatan mampu membawa kebudayaannya menembus batas-batas negara. Yang menarik untuk kita pelajari bukan sekadar hasil akhirnya, tetapi strategi di belakangnya," kata Rano dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10/2026).
Baca Juga: GM Novendra Priasmoro Juara Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026
Menurutnya, Korea Selatan berhasil mengembangkan budaya melalui penguatan kreator dan industri sehingga produk seperti film, musik, drama, kuliner, dapat dikenal secara global.
Dia menilai, Jakarta memiliki modal budaya yang tidak kalah besar. Sebagai kota yang menjadi ruang pertemuan berbagai etnis dan tradisi, Jakarta dapat mengembangkan kekayaan tersebut sebagai bagian dari identitas kota global.
"Pembangunan Jakarta sebagai kota global tidak harus berarti meninggalkan akar budayanya," ujarnya.
Selain kebudayaan, Pemprov Jakarta akan memperkenalkan Jakarta Film Commission dalam rangkaian kunjungan Rano ke Busan International Film Festival. Langkah tersebut ditujukan untuk membuka jejaring dengan sineas, produser, investor, festival, dan pelaku industri kreatif dari berbagai negara.
Baca Juga: Jakarta Duduki Peringkat 140 Global Cities Index, Peningkatan Kualitas Hidup Jadi Sorotan
Kerja sama Jakarta-Seoul juga perlu diarahkan pada hal-hal konkret, termasuk pertukaran pengalaman dalam mengembangkan kota melalui kebudayaan, kreativitas, dan inovasi.
Dia juga mengajak masyarakat Korea Selatan datang ke Jakarta dalam momentum menuju perayaan 500 tahun Jakarta. Dia ingin momentum tersebut menjadi kesempatan memperkenalkan sejarah, budaya, dan kreativitas Jakarta kepada dunia.
"Jakarta adalah kota yang terus tumbuh. Kita ingin dunia melihat Jakarta bukan hanya sebagai kota dengan sejarah yang panjang, tetapi juga sebagai kota yang punya masa depan, kreativitas, dan keberanian untuk terus berkolaborasi," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 4Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 5Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 6Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 8Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara Bersamaan dengan Putusan MK soal Gibran, Ada Apa?
- 9Febrie Adriansyah Didakwa Memeras Tan Kian Rp55 Miliar agar Tidak Jadi Tersangka Korupsi Jiwasraya
- 10Sidang Perdana Kasus Asabri-Jiwasraya, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ikuti Pembacaan Dakwaan





