Akurat Logo

Erupsi, Gunung Ili Lewotolok Muntahkan Lava Pijar Sejauh 500 Meter

Wahyu SK | 2 Oktober 2026, 22:11 WIB
Erupsi, Gunung Ili Lewotolok Muntahkan Lava Pijar Sejauh 500 Meter
Erupsi Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, NTT, Jumat (2/10/2026) malam. - Foto: Antara/Badan Geologi

AKURAT.CO Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi dengan melontarkan abu vulkanik setinggi 300 meter serta luncuran lava sejauh 500 meter ke sektor tenggara, Jumat (2/10/2026) malam.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, mengatakan, erupsi terjadi sekitar pukul 21.41 WITA. Dengan kolom abu teramati berwarna kelabu berintensitas tebal condong ke arah barat.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 19 milimeter dan durasi sekitar satu menit 14 detik," jelasnya, dalam keterangan yang diterima di Jakarta.

Selain lontaran abu setinggi 1.723 meter di atas permukaan laut, pengamatan visual mengonfirmasi lelehan aliran lava yang bergerak ke sektor tenggara sejauh 500 meter dari bibir kawah.

Saat ini Gunung Ili Lewotolok berada pada Status Level II (Waspada).

Baca Juga: Penyebab Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Apakah Berbahaya?

Badan Geologi merekomendasikan masyarakat, pengunjung, maupun wisatawan tidak memasuki dan beraktivitas dalam radius zona bahaya 2 kilometer dari pusat erupsi. Serta zona sektoral 3 kilometer ke arah selatan dan tenggara.

Masyarakat diminta mewaspadai potensi bahaya guguran atau longsoran lava serta awan panas di sektor selatan, tenggara, barat, hingga timur laut.

Warga di sekitar gunung api juga diimbau mengenakan masker pelindung hidung dan mulut untuk mencegah gangguan saluran pernapasan (ISPA) akibat paparan abu vulkanik, serta menutup rapat sarana penampungan air bersih.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

W
Reporter
Wahyu SK
W
Editor
Wahyu SK