Akurat Logo

SDN Mboeng di NTT Viral, Kemendikdasmen Siapkan Revitalisasi dan Perbaikan Ruang Kelas

Moehamad Dheny Permana | 10 September 2026, 11:23 WIB
SDN Mboeng di NTT Viral, Kemendikdasmen Siapkan Revitalisasi dan Perbaikan Ruang Kelas
SDN Mboeng NTT.

AKURAT.CO Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mboeng, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sebelumnya menjadi sorotan karena kondisi bangunannya, dipastikan segera mendapatkan program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Revitalisasi tersebut akan menyasar sejumlah bangunan sekolah yang mengalami kerusakan berat serta ruang belajar darurat yang selama ini masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Moch. Salim Somad, mengatakan proses revitalisasi SDN Mboeng akan dilakukan pada 2026. Kemendikdasmen juga telah meninjau langsung kondisi sekolah untuk memetakan kebutuhan perbaikannya.

“Sudah turun (Kemendikdasmen), langsung diperbaiki kelas yang rusak berat maupun yang darurat,” kata Salim melalui keterangannya di Jakarta, dikutip Kamis (10/9/2026).

SDN Mboeng saat ini memiliki 84 siswa yang terbagi dalam enam rombongan belajar (rombel). Kegiatan pendidikan didukung 10 tenaga kependidikan.

Namun, kondisi sarana dan prasarana sekolah masih menjadi kendala. Dari lima bangunan permanen yang tersedia, dua ruang kelas mengalami kerusakan berat sehingga tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.

Keterbatasan tersebut membuat sekolah masih menggunakan empat ruang kelas darurat. Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa.

Salim menyebut sebagian fasilitas ruang kelas di sekolah tersebut bahkan dibangun melalui swadaya masyarakat, terutama orang tua siswa.

“Sebagian pembangunan dari swadaya orang tua siswa,” ujarnya.

Kondisi SDN Mboeng sebelumnya ramai diperbincangkan setelah foto dan informasi mengenai kondisi fisik sekolah beredar di media sosial.

Sorotan publik kemudian semakin besar setelah sekolah tersebut diketahui memperoleh perangkat digital berupa papan interaktif untuk menunjang pembelajaran. Pada saat yang sama, muncul informasi mengenai keterbatasan dukungan listrik di sekolah.

Baca Juga: Lulus S1 Hukum, Rieke: Kedaulatan Data Harus Jadi Fondasi Negara Digital

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.