Akurat Logo

Basarnas Libatkan 19 Unsur Cari 8 Orang Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau

Ayu Rachmaningtyas | 9 September 2026, 17:08 WIB
Basarnas Libatkan 19 Unsur Cari 8 Orang Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau.

AKURAT.CO Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan 19 unsur dalam operasi pencarian delapan orang yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau sejak Senin (7/9/2026).

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, unsur yang terlibat dalam operasi tersebut tidak hanya berasal dari Basarnas, tetapi juga berbagai potensi SAR, aparat keamanan, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

“Kalau persisnya saya pastikan bahwa ada 19 unsur, mulai dari Badan SAR Nasional sendiri dengan seluruh potensi-potensi,” kata Syafii saat dihubungi Akurat.co, Rabu (9/9/2026).

Syafii menyebut sejumlah unsur yang dilibatkan, antara lain Rescue Pantai Gelang sebanyak tujuh personel, Basarnas Banten 17 personel, Merak dua personel, Lampung 10 personel, serta Polairud sebanyak 27 personel.

Selain itu, operasi pencarian juga melibatkan tiga personel BPBD Pantai Gelang, tiga personel BPBD Serang, dua personel Polsek, lima Babinsa Carita, serta 27 orang dari unsur media.

Menurut Syafii, jumlah tersebut tidak berarti seluruh personel berada di laut. Mereka dibagi berdasarkan sektor dan tugas masing-masing untuk memperluas cakupan pencarian.

“Jadi itu informasi dan tentunya kita tidak mengacu kepada jumlah orang yang ada, tapi bagaimana operasi ini bisa kita bagi, baik itu bagi sektor maupun bagi tugas, sehingga mudah-mudahan delapan korban yang kita cari, mudah-mudahan segera bisa kita temukan,” jelasnya.

Basarnas Belum Pastikan Penyebab Hilang Kontak

Hingga saat ini, Basarnas belum mengetahui secara pasti kondisi kapal yang ditumpangi delapan orang tersebut maupun penyebab mereka hilang kontak.

Syafii mengatakan pihaknya masih menelusuri berbagai kemungkinan, mulai dari kapal mengalami kebocoran, mesin mati yang menyebabkan kapal hanyut, hingga kemungkinan terjadinya kecelakaan atau tabrakan.

“Kita belum tahu kejadian apa yang terjadi, apakah kapal bocor atau kapal hanyut karena mati mesin, ini yang kita belum tahu. Kita semuanya berharap bahwa mereka bisa kita temukan dalam kondisi hidup,” jelasnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Atlet Peraih Emas Asian Games 2026

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.