Pendekar 08 Gandeng Pemda dan TNI, Bantuan Korban Gempa NTT Disalurkan Tepat Sasaran

AKURAT.CO Memasuki hari ketiga aksi kemanusiaan di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Pendekar 08 memperluas penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak gempa.
Bantuan tidak hanya menyasar kebutuhan dasar, tetapi juga diarahkan ke sektor pendidikan, kesehatan, serta warga yang masih mengungsi secara mandiri.
Perluasan sasaran tersebut menjadi bagian dari upaya Pendekar 08 mendukung proses pemulihan masyarakat pascabencana, terutama anak-anak, fasilitas pelayanan kesehatan, dan keluarga yang belum berada di posko pengungsian terpusat.
Ketua Umum Pendekar 08, Ancilla Yanny Irmella, mengatakan, pada hari ketiga timnya bergerak ke tiga titik di Kabupaten Ngada, yakni Kelurahan Susu, MI Al-Ghuraba Bajawa, dan UPTD Puskesmas Aimere.
“Jadi kami dari Pendekar 08 hadir di sini untuk memberikan bantuan berupa sembako, perlengkapan sekolah dan mainan untuk anak-anak terutama ya. Jadi kami hari ini akan turun di tiga titik yaitu di Kelurahan Susu, di Sekolah MI Al-Ghuraba Bajawa dan juga Puskesmas Aimere,” ujar Ancilla, Jumat (4/9/2026).
Di sektor pendidikan, bantuan diberikan kepada anak-anak di MI Al-Ghuraba Bajawa berupa perlengkapan sekolah dan mainan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung anak-anak kembali menjalani aktivitas belajar di tengah proses pemulihan pascabencana.
Sementara di sektor kesehatan, Pendekar 08 mendatangi UPTD Puskesmas Aimere. Selain menyalurkan bantuan, tim juga menyiapkan pendampingan psikologis bagi anak-anak terdampak gempa melalui kegiatan trauma healing.
“Dan nanti kami akan turunkan juga untuk tim trauma healing untuk bantu anak-anak untuk lebih mengatasi traumanya pada saat di sana pasca gempa,” katanya.
Kehadiran Pendekar 08 mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Ngada.
Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu mengatakan pemulihan pascabencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada dan seluruh masyarakat Ngada, kami menyampaikan terima kasih banyak dan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman Pendekar 08 di bawah Bunda Ancilla,” ujar Bernadinus.
Menurut dia, nilai penting dari aksi kemanusiaan tidak hanya terletak pada jumlah bantuan yang diberikan, tetapi juga kepedulian dan kemauan untuk hadir bersama masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Situasi ini tidak akan terjadi kalau kita tidak bersama-sama. Di dalam suasana kebencanaan ini atau situasi apapun, dalam peristiwa ini kita mesti kemudian bersama-sama,” katanya.
Bernadinus berharap semangat kolaborasi tersebut dapat terus terjaga hingga proses pemulihan masyarakat benar-benar selesai.
“Sekali lagi terima kasih banyak kepada Bunda Ancilla, sampaikan salam hangat kami kepada teman-teman Pendekar 08, tidak boleh berhenti berbuat baik,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 4Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 5Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 750 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 8Hasil dan Klasemen Liga Champions: Como Tenggelamkan MU, Real Madrid Merangsek ke 3 Besar
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot








