Zainul Munasichin Minta BGN Segera Operasikan SPPG di Daerah 3T: Sudah 6 Bulan Siap, Tak Ada Alasan Ditunda

AKURAT.CO Anggota Komisi IX DPR, Zainul Munasichin, mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) segera mengoperasionalkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah selesai dibangun di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Menurutnya, percepatan operasional SPPG penting agar masyarakat di wilayah kepulauan segera merasakan manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal tersebut disampaikan Zainul saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (8/7/2026), dalam rangka meninjau kesiapan pelaksanaan Program MBG.
Dalam peninjauan tersebut, Zainul menyoroti SPPG di Kecamatan Pulau Buru, Desa Tanjung Utan, yang telah rampung dibangun dan bahkan telah melalui proses appraisal oleh BGN sejak Januari 2026. Namun, hingga kini fasilitas tersebut belum juga dioperasikan.
"Di sini sudah berdiri dapur SPPG yang sudah 100 persen, bahkan sudah di-appraisal oleh Badan Gizi Nasional pada bulan Januari yang lalu. Tetapi setelah enam bulan berlalu, belum ada tindak lanjut dari pihak Badan Gizi Nasional," ujarnya.
Baca Juga: KPK Wanti-wanti Badan Gizi Nasional: Program MBG Harus Tepat Sasaran!
Menurut politisi Fraksi PKB itu, seluruh sarana dan prasarana pendukung telah memenuhi persyaratan sehingga tidak ada alasan untuk menunda operasional SPPG.
Zainul mengingatkan, keterlambatan tersebut berpotensi menghambat pemerataan manfaat Program MBG. Terutama bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis lebih besar dibandingkan daerah lain.
Zainul mengungkapkan, di Provinsi Kepulauan Riau terdapat sekitar 151 SPPG yang telah siap beroperasi. Sementara itu, di Kabupaten Karimun terdapat sekitar 15 dapur SPPG di wilayah 3T yang juga telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan.
"Kita berharap dapur-dapur seperti ini segera dioperasionalkan, karena di Kepulauan Riau sendiri ada kurang lebih 151 SPPG yang sudah siap beroperasi. Sementara di Kabupaten Karimun terdapat sekitar 15 dapur 3T yang juga telah siap," jelasnya.
Karena itu, Zainul meminta Badan Gizi Nasional segera mengambil langkah konkret agar fasilitas yang telah dibangun dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan mendukung percepatan implementasi Program MBG di wilayah 3T.
Baca Juga: Anggaran MBG di 2027 Diperkirakan Turun Jadi Rp174 Triliun, Kualitas Dipastikan Tetap Dijaga
"Oleh karena itu kami berharap ini segera dioperasionalkan oleh Badan Gizi Nasional. Tidak perlu menunggu terlalu lama dan tidak perlu mencari skema-skema lain karena seluruh fasilitas sudah siap untuk beroperasi," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 7Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








